Dikemri Terpilih Jadi Ketua BM PAN Riau

Rabu, 11 Maret 2026 | 05:29:23 WIB

PEKANBARU - Politisi muda Dikemri secara resmi terpilih menjadi Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) Provinsi Riau untuk menggantikan Anton Sugianto. Penunjukan Dikemri dilakukan dalam Musyawarah Wilayah BM PAN Riau yang digelar di salah satu hotel di Pekanbaru, pada Selasa (10/3) malam.

Muswil BM PAN Riau dibuka secara virtual oleh Sekretaris Jenderal BM PAN Slamet Ariyadi mewakili Ketua Umum Sigit Purnomo Said atau yang lebih dikenal Pasha Ungu.

Muswil juga dihadiri Sekretaris Wilayah DPW PAN Riau Dodi Irawan mewakili Ketua DPW PAN Riau Sahidin,pengurus DPW BM PAN Riau beserta pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) BM PAN se-Riau, sebagian melalui zoom.

Dalam kata sambutannya, Slamet Ariyadi berpesan sesuai arahan Ketua Umum BM PAN, Dikemri untuk melakukan koordinasi dengan seluruh DPD di Riau, dan segera melaksanakan musyawarah daerah (musda) seluruh kabupaten untuk persiapan kegiatan politik ke depan.

Sementara itu, Dodi Irawan mewakili Ketua DPW PAN Riau mengucapkan selamat atas terpilihnya Dikemri sebagai Ketua DPW BM PAN Riau. Ia meminta Dikemri langsung bekerja dan memperkuat BM PAN Riau.

"Kembangkan sayap ke seluruh wilayah Riau, langsung bekerja, rangkul kawan-kawan dan terus belajar, karena kesempatan orang muda di lingkup organisasi dan politik masih panjang," tutur Dodi.

Adapun Dikemri mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada dirinya sebagai Ketua DPW BM PAN Riau. Ia menegaskan akan menjadikan BM PAN Riau sebagai wadah pemberdayaan pemuda.

Dikemri sendiri mengusung visi mewujudkan BM PAN Riau sebagai barisan muda yang solid, berakar pada nilai Melayu dan Islam yang rahmatan lilalamin, progresif dalam gerakan, serta menjadi kekuatan strategis Partai Amanat Nasional (PAN) di tengah masyarakat Riau yang majemuk.

"Visi ini kita bingkai dalam satu semangat dan tagline 'Menjaga Amanat, Merawat Generasi'. Menjaga amanat berarti memegang teguh nilai perjuangan Partai Amanat Nasional, menjaga kepercayaan rakyat, serta menjaga marwah organisasi. Sementara merawat generasi, berarti mempersiapkan kader-kader muda yang berintegritas, berilmu, dan siap memimpin masa depan Riau," ujarnya.

"Amanah ini bukanlah kepentingan pribadi, melainkan kepercayaan bersama yang harus kita jaga dengan kerja dan pengabdian. Dalam falsafah Melayu disebutkan bahwa yang berat sama dipikul, yang ringan sama dijinjing. Artinya, perjuangan ini tidak bisa berjalan sendiri. BM PAN Riau harus berdiri sebagai satu barisan yang utuh, saling merangkul, saling menguatkan, dan saling menjaga marwah organisasi," sambungnya.

Dikemri menambahkan, sebagai bagian dari keluarga besar PAN, ia meyakini bahwa politik adalah jalan pengabdian, bukan sekadar perebutan kekuasaan. "Nilai perjuangan PAN mengajarkan kita untuk menegakkan keadilan,
merawat persatuan, dan menghadirkan politik yang bermartabat bagi rakyat," katanya.

Dikemri mengatakan, ke depan BM PAN Riau akan bergerak dengan agenda kerja nyata,
memperkuat kaderisasi, memperluas pengabdian sosial, serta menjadi garda muda yang selaras dengan program kerja PAN, sesuai arahan Ketua Umum PAN, Ketua Umum BM PAN, serta Ketua DPW PAN Riau.

"Muswil ini telah selesai. Kita menutup lembar perbedaan dan membuka lembar persatuan. Kita rapatkan barisan, kita satukan langkah, dan kita jadikan BM PAN Riau sebagai organisasi pemuda yang hidup, bergerak, dan memberi manfaat bagi masyarakat, khususnya Riau," pungkas Dikemri.***

Terkini