Juicy Luicy Batal Manggung di Batam, Klarifikasi soal Bagasi Rp44 Juta

Juicy Luicy menyampaikan klarifikasi pembatalan manggung di Batam melalui unggahan di Instagram resmi.
Penulis: Wahyu
Sabtu, 12 September 2026 | 15:00:31 WIB

KILASKINI.COM — Klarifikasi itu disampaikan Juicy Luicy lewat unggahan carousel di Instagram resmi mereka. Band yang digawangi Julian Kaisar cs. ini mengaku sudah mengikuti semua tata cara yang disepakati sejak awal dengan pihak penyelenggara. Namun pelunasan biaya tampil baru dilakukan 18 jam sebelum keberangkatan ke Batam.

Keterlambatan itu bukan satu-satunya masalah. Pembayaran tersebut juga tak mencakup tiket pesawat, kelengkapan acara, hingga penginapan seperti yang tertuang dalam kesepakatan awal.

Kronologi Pembatalan yang Berujung Keputusan Sulit

Juicy Luicy menyebut pihaknya sempat menagih pelunasan sejak H-7 acara. Alih-alih mendapat jawaban pasti, mereka mengaku "digantung" dan pesan yang dikirim sering tak dibalas penyelenggara.

"Mungkin seharusnya kami kaku saja menerapkan pembatalan karena penyelenggara tidak kunjung melaksanakan kewajiban. Hal ini jarang sekali kami temui di bertahun-tahun kerja sama kami dengan ratusan penyelenggara lain, atau bisa jadi lebih," tulis pihak band dalam klarifikasinya.

Setelah pelunasan biaya tampil masuk, penyelenggara baru mengirimkan tiket pesawat dengan jadwal keberangkatan pukul 22.26. Sampai titik itu, belum ada kejelasan soal penginapan dan tiket pulang untuk rombongan.

Soal Pre-Paid Bagasi Rp44 Juta yang Jadi Sorotan

Salah satu poin yang ramai dibahas publik adalah pre-paid bagasi ekstra yang tercantum dalam riders. Juicy Luicy menjelaskan harga bagasi tersebut sekitar Rp44 juta, sementara maskapai yang digunakan hanya memberi jatah 1,5 kg per orang.

Di tengah malam, penyelenggara menawarkan pembayaran Rp26 juta lebih dulu, dengan janji melunasi sisanya begitu rombongan tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta. Janji itu kembali tak ditepati.

Julian Kaisar dan kawan-kawan tetap mencoba mengurus bagasi, tapi harga yang muncul justru melonjak jadi Rp64 juta. Angka itu yang akhirnya membuat band memutuskan tak berangkat ke Batam.

"Bagaimana mungkin kami percaya bahwa penyelenggara akan membayarkan angka yang sangat besar tersebut setelah kami dibohongi berkali-kali? Karena itu kami memutuskan untuk tidak pergi ke Batam di hari Sabtu itu," lanjut klarifikasi tersebut.

Permintaan Maaf dan Sumbangan untuk Warga Batam

Juicy Luicy menyampaikan permintaan maaf mendalam kepada penggemar yang sudah membeli tiket acara. Sebagai bentuk tanggung jawab, honor yang seharusnya mereka terima dari festival tersebut akan disumbangkan kepada orang-orang yang membutuhkan di Batam.

Soal konsekuensi hukum, band menyatakan sudah menyiapkan semua bukti jika peristiwa ini dibawa ke jalur hukum. Mereka tak menutup kemungkinan menempuh langkah tersebut.

Single "Baik Hati" Tetap Rilis

Di tengah situasi yang tidak ideal, Juicy Luicy tetap merilis single terbaru berjudul "Baik Hati" pada hari yang sama dengan klarifikasi tersebut. Band menyebut rilis ini sebagai bentuk komitmen untuk terus berkarya.

"Kami tidak akan berhenti berkarya, single kami 'Baik Hati' telah dirilis hari ini walaupun dengan kondisi yang tidak ideal seperti seharusnya. Biarkan ini menjadi pelajaran mahal buat kami, doakan agar kami bisa menjadi lebih baik lagi," tulis mereka.

Kasus pembatalan ini menambah daftar panjang persoalan tata kelola acara musik di Indonesia, khususnya soal kepastian pembayaran dan pemenuhan hak artis dalam kontrak manggung.

Reporter: Wahyu