KILASKINI.COM — Kabupaten dan Kota Tegal menyimpan enam destinasi wisata edukasi yang menggabungkan sejarah maritim, fosil purba, seni wayang, hingga agrowisata hidroponik. Tiket masuknya terjangkau, mulai Rp5.000 sampai Rp20.000 per orang, dan sebagian besar lokasi berjarak dekat dari pusat kota. Pilihan ini cocok untuk mengisi liburan sekolah, study tour, maupun akhir pekan bersama keluarga.
Kota yang dijuluki Kota Bahari ini tidak hanya menawarkan wisata kuliner dan pantai. Kawasan Tegal dan sekitarnya punya sederet destinasi yang membuat anak belajar langsung di lapangan, mulai dari menyentuh alutsista tempur asli hingga memetik melon hidroponik dari pohonnya.
Enam lokasi berikut tersebar di Kota Tegal, Kabupaten Tegal, hingga Slawi. Sebagian besar bisa dijangkau dalam satu hari perjalanan dengan kendaraan pribadi atau bus rombongan.
1. Monumen Bahari Pantai Alam Indah (PAI)
Monumen Bahari PAI menjadi pintu masuk paling praktis untuk mengenalkan sejarah pertahanan maritim Indonesia. Bangunan berbentuk kapal perang ini memajang alutsista asli milik TNI AL yang masih terjaga keberadaannya.
Anak-anak bisa melihat langsung tank amphibious PT-76, meriam pembom, torpedo, hingga pesawat udara Nomad. Lokasinya di kawasan Pantai Alam Indah, Mintaragen, Kota Tegal, sekitar 10 menit dari Stasiun Tegal. Estimasi tiket masuk Rp5.000–Rp10.000 per orang.
2. Situs Semedo
Situs Semedo berperan sebagai salah satu pusat penelitian paleontologi penting di Jawa Tengah selain Sangiran. Museumnya menyimpan ribuan fosil fauna purba, termasuk gajah purba Stegodon, hiu, dan badak.
Ada pula artefak alat batu Pithecanthropus erectus berusia ratusan ribu tahun. Diorama interaktif dan ruang audio-visual membuat siswa lebih mudah memahami evolusi bumi dan manusia purba. Lokasinya di Desa Semedo, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Tegal, dengan estimasi tiket Rp5.000–Rp10.000 per orang.
3. Rumah Wayang Ki Enthus Susmono
Museum budaya di Desa Bengle, Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal ini menyimpan ratusan koleksi wayang golek dan wayang kulit. Termasuk karakter Wayang Rai Wong ciptaan maestro dalang almarhum Ki Enthus Susmono, mantan Bupati Tegal.
Siswa dapat belajar proses pembuatan wayang golek kayu, teknik pewarnaan, hingga pengenalan karakter filosofis pewayangan. Tiket masuk bersifat sukarela atau berdasarkan kesepakatan dengan pemandu rombongan.
4. Rodjo Tater
Rodjo Tater menggabungkan wisata alam, peternakan, dan edukasi terbuka yang disukai anak usia TK hingga SD. Area ini punya taman jati rimbun, kolam renang, serta penangkaran rusa, kelinci, sapi, dan berbagai jenis unggas.
Anak-anak bisa memberi makan hewan secara langsung, belajar budidaya ikan, dan memahami ekosistem peternakan. Lokasinya di Desa Bogares Kidul, Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal, dengan estimasi tiket Rp15.000–Rp20.000 per orang.
5. Agrowisata Petik Melon Lazuardi Farm
Lazuardi Farm mengusung teknologi pertanian modern lewat greenhouse hidroponik yang ramah lingkungan. Kebunnya ditanami melon varietas unggul seperti Inthanon dan Fujisawa yang dikenal manis dan renyah.
Pengunjung dipandu edukator tani untuk mempelajari teknik tanam hidroponik, cara memilih buah matang sempurna, dan cara memetik dengan gunting khusus. Lokasinya di Dukuringin, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal. Masuk gratis, pengunjung cukup membayar sesuai berat melon yang dipetik.
6. WKJ Kalibakung
Berada di lereng Gunung Slamet yang sejuk, WKJ Kalibakung fokus pada pengenalan herbal dan pengobatan tradisional nusantara. Kebun percontohannya menampung ratusan spesies Tanaman Obat Keluarga (TOGA), laboratorium herbal, dan klinik saintifikasi jamu.
Pengunjung diajarkan membedakan tanaman obat, memahami khasiat rempah asli Indonesia, serta menikmati sajian jamu segar racikan herbalis berpengalaman. Lokasinya di Desa Kalibakung, Kecamatan Balapulang, Kabupaten Tegal, dengan estimasi tiket Rp5.000–Rp10.000 per orang.
Tips Sebelum Berangkat
Untuk kunjungan study tour sekolah atau rombongan bus, konfirmasi ke pihak pengelola sebaiknya dilakukan H-3 sebelum kedatangan. Khusus Lazuardi Farm, cek jadwal panen melon lebih dulu lewat media sosial resmi mereka agar kunjungan tidak sia-sia.
Bawa pakaian ganti untuk anak-anak, terutama jika akan bermain air di Rodjo Tater atau berkegiatan di area kebun. Untuk informasi tarif dan jam operasional terkini, konfirmasi langsung ke dinas pariwisata setempat atau pengelola masing-masing destinasi.
Enam destinasi ini bisa disusun menjadi itinerary satu hingga dua hari. Kombinasikan Situs Semedo dan Rumah Wayang untuk hari pertama, lalu lanjutkan ke Lazuardi Farm dan WKJ Kalibakung pada hari berikutnya.