Penunjukan Kepala Dinas Sosial Idrus Sebagai Plt Sekwan Pekanbaru Dipertanyakan

Pilihan, Regional354 Dilihat

PEKANBARU – Penunjukan Idrus sebagai Plt Sekretaris DPRD (Sekwan) Kota Pekanbaru menuai ragam reaksi dari wakil rakyat. Wakil Ketua DPRD Pekanbaru, Ginda Burnama menyebut status Plt di Sekwan Pekanbaru sudah terlalu lama.

Posisi Plt Sekwan dimulai dari Alex Kurniawan, Zulfahmi Adrian, lalu Badria Rikasari, Baharudin kemudian dilanjutkan Maisisco. Kemudian terbaru ini ditunjuk Idrus yang juga menjabat Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Pekanbaru.

“Jujur, saya baru tahu pada Sabtu (21/1) lalu, bahwa Plt Sekwan itu ditunjuk Idrus yang juga Kepala Dinas Sosial. Saya tanyakan ini ke Ketua DPRD, disebutnya bahwa Pj Walikota yang memilih langsung Idrus,” ungkap Ginda, Rabu (25/1/2023)

Ginda mempertanyakan penunjukkan Idrus sebagai Plt Sekwan ini. Sebab pihaknya ingin posisi Plt tersebut berasal dari internal di lingkungan Sekretariat DPRD Pekanbaru.

“Sebenarnya, komunikasi kami antar pimpinan itu inginnya Plt dari dalam (Sekretariat DPRD) saja. Meski Idrus menjabat sebagai Kepala Dinas, tapi beliau harus belajar lagi bagaimana pola, proses dan administrasi yang ada di DPRD Pekanbaru. Namun begitu, kita berharap beliau bisa cepat dan tanggap dalam melayani tugas-tugas kedewanan,” sebutnya.

Ia mengungkapkan bahwa jabatan Idrus sebagai Plt Sekretaris DPRD Kota Pekanbaru terhitung hanya selama 3 bulan

“Dari SK yang sudah ditandatangani Pj Walikota Pekanbaru itu posisi Idrus sebagai Plt Sekwan DPRD hanya tiga bulan. Namun, apabila surat dari KASN sudah keluar maka sudah boleh melantik Sekwan defenitif. Posisi Idrus sebagai Plt Sekwan ini bisa saja satu minggu, tiga hari, satu bulan. Intinya sampai tiga bulan kedepan itu posisi Plt Sekwan itu masih Idrus,” kata Ginda.

Meski enggan menyebutkan nama, Ginda membocorkan bahwa bakal nama baru yang akan menjabat sebagai Sekretaris DPRD Kota Pekanbaru definitif. “Yang jelas, empat Pimpinan DPRD sudah menandatangani (Sekwan definitif) dan kami berempat semuanya setuju,” ujarnya.

Politisi Gerindra ini berharap jabatan Sekwan DPRD Kota Pekanbaru definitif bisa segera dilantik dalam waktu dekat. “Dari tahun 2019 sampai saat ini, saya sebagai salah satu Pimpinan DPRD Kota Pekanbaru merasakan Plt terus, tidak pernah defenitif,” ucap Ginda.

Sementara itu, Pj Sekdako Pekanbaru Idra Pomi membenarkan soal penunjukan Plt Sekwan dan menjelaskan alasan dipilihnya Idrus sebagai Plt Sekwan untuk tiga bulan kedepan.

“Batas waktu Maisisco menjabat sebagai Plt Sekwan DPRD itu sudah dua kali. Berdasarkan peraturan, Posisi Plt itu hanya boleh dua kali, yakni hanya enam bulan artinya dua kali per tiga bulan. Nah, jadi sekarang sudah abis, harus dipegang orang lain,” kata Pj Sekdako Pekanbaru, Indra Pomi Nasution.

Indra Pomi menambahkan, pergantian ini dilakukan seiring Maisisco sebagai Plt Sekwan telah berakhir pada 17 Januari 2023.

“Hasil assessment itu belum keluar dari KASN, berarti (posisi sekwan) kosong. Sementara, posisi Maisisco ini tidak bisa diperpanjang, maka sementara ditunjuk Plt sampai keluar hasil dari assessment,” imbuhnya.

Alasan Pemko Pekanbaru sejauh ini belum menetapkan posisi Sekretaris DPRD definitif karena hasil assessment dari KASN belum keluar.

“Sebenarnya jabatan Sekwan DPRD kemarin waktu pendaftaran seleksi PTP itu kita buka. Ada beberapa yang mendaftar dan hasil assessment dalam proses dan harus dilaporkan ke KASN. Setelah hasil rekomendasi keluar, kita mesti minta izin ke Mendagri untuk melakukan pelantikan,” paparnya.

Pemko Pekanbaru menunjuk Idrus sebagai Plt Sekwan Pekanbaru karena dinilai mampu memberikan pelayanan terbaik.

“Jadi pimpinan menilai Idrus ini orangnya supel, bisa bergaul dengan baik. Mungkin beberapa hari ke depan, beliau bisalah menyambung dengan posisi Plt Sekwan DPRD Pekanbaru,” sebutnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *