NU Online Institute Kucurkan Beasiswa untuk 50 Mahasantri Ma'had Aly

NU Online Institute bersama JPZIS NU Online membuka pendaftaran Beasiswa Berkah Muktamar Ke-35 bagi 50 mahasantri Ma'had Aly berprestasi hingga 10 September 2026.
Penulis: Redaksi
Senin, 07 September 2026 | 17:02:01 WIB

KILASKINI.COM — Sebanyak 50 mahasantri Ma'had Aly berprestasi di seluruh Indonesia berpeluang memperoleh bantuan biaya pendidikan melalui program Beasiswa Berkah Muktamar Ke-35. Fasilitas pembiayaan ini disalurkan oleh NU Online Institute bersama JPZIS NU Online pascapenyelenggaraan Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama. Pendaftaran dibuka secara daring mulai 26 Agustus hingga 10 September 2026.

Direktur NU Online Institute Ahmad Mundzir menerangkan bahwa inisiatif ini dirancang sebagai bentuk rekognisi nyata terhadap tradisi keilmuan mahasantri. Distribusi kuota dibatasi ketat agar penyaluran tepat sasaran.

"NU Online Institute bekerja sama dengan JPZIS NU Online menyelenggarakan beasiswa bagi mahasantri Ma'had Aly yang berprestasi. Beasiswa ini berupa biaya pendidikan selama dua semester dengan estimasi Rp1.000.000 per semester (total Rp2.000.000) untuk kuota 50 mahasantri," kata Ahmad Mundzir.

Kriteria Khusus dan Status Keaktifan Belajar

Penyelenggara menetapkan aturan ketat terkait status akademik pemohon. Bantuan studi ini tidak dapat diakses oleh santri tingkat akhir yang telah merampungkan tugas akhir.

"Program ini berlaku bagi mahasantri yang masih aktif belajar di Ma'had Aly. Bagi mahasantri yang sudah menyelesaikan skripsi atau lulus, program ini tidak berlaku," tegas Mundzir.

Ketetapan tersebut mengharuskan pendaftar melampirkan surat keterangan aktif resmi dari instansi Ma'had Aly asal. Pendaftar juga wajib menyertakan salinan Surat Keputusan (SK) izin operasional atau Nomor Statistik Ma'had Aly.

Berkas Portofolio dan Uji Gagasan Tertulis

Proses kurasi dokumen menuntut kelengkapan rekam jejak intelektual. Pemohon diwajibkan mengunggah berkas riwayat hidup komprehensif, salinan Kartu Hasil Studi (KHS), atau transkrip nilai konsisten.

Kualifikasi non-akademik diuji melalui portofolio kejuaraan keagamaan maupun riset. Dokumen pendukung dapat berupa:

  • Sertifikat forum bahtsul masail berbagai tingkatan
  • Piagam Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK)
  • Bukti penghargaan lomba karya tulis ilmiah

Pendaftar juga disyaratkan mengirim naskah artikel gagasan orisinal dengan panjang 800 hingga 1.200 kata. Peserta kemudian harus mengikuti psikotes daring via laman resmi institute.nu.or.id/psikotes.

Jadwal Seleksi dan Rencana Pengembangan Pascasarjana

Pengajuan formulir registrasi dipusatkan di portal institute.nu.or.id/beasiswa/beasiswa-berkah-muktamar-ke-35 hingga tenggat 10 September 2026. Tahapan berlanjut cepat menuju verifikasi final.

Hasil seleksi administrasi diumumkan pada 11 September 2026. Mahasantri yang lolos berkas akan menghadapi sesi wawancara pada 13 September 2026, disusul penetapan resmi nama penerima pada 15 September 2026.

Dukungan NU Online Institute diproyeksikan tidak berhenti pada pembiayaan studi semata. Lembaga kini menyiapkan ekosistem pendukung lewat pelatihan kepenulisan wacana keislaman, kursus intensif bahasa Inggris, serta penempatan program magang profesional.

Reporter: Redaksi