Dokumenter Elizabeth Holmes "You Can See Everything" dari A24 Tayang Oktober 2025

Elizabeth Holmes tampil dalam cuplikan dokumenter A24 berjudul "You Can See Everything" yang dijadwalkan tayang Oktober 2025.
Penulis: Wahyu
Selasa, 08 September 2026 | 06:21:31 WIB

KILASKINI.COM — Fenomena Elizabeth Holmes kembali mencuat lewat medium baru. Setelah dua dokumenter dan satu miniseri Hulu, A24 menghadirkan "You Can See Everything", sebuah film yang menurut teaser resminya terasa canggung dan mencekam. Holmes memberikan akses luas kepada Fielder dan Oppenheim, yang menurut laporan The New York Times, ia lakukan "dalam upaya membersihkan namanya".

Rekaman Sebelum Vonis Penjara Dimulai

Proses syuting berlangsung pada 2023, tepat di masa-masa akhir Holmes sebelum menyerahkan diri ke penjara. Ia divonis 11 tahun penjara karena terbukti menipu para investor Theranos, startup yang dulu ia klaim akan merevolusi industri tes darah.

Momen ini menjadi bingkai narasi yang berbeda dari produksi sebelumnya. Alih-alih menelusuri kejayaan dan kehancuran perusahaan, film ini lebih fokus pada kondisi psikologis Holmes menjelang kehilangan kebebasannya.

Percakapan Intens dengan Nathan Fielder

Teaser berdurasi singkat memperlihatkan adegan close-up Holmes yang menatap tajam ke arah Fielder. "Mengapa saya harus menipumu? Tidak ada alasan bagi saya untuk melakukan itu," ucap Holmes dalam cuplikan tersebut.

Fielder, yang dikenal lewat karya-karya komedi canggung seperti "Nathan For You", tampil mencolok dalam film ini. Percakapan intens antara keduanya menjadi tulang punggung dokumenter, menciptakan dinamika yang tidak biasa antara pewawancara dan subjek.

Rencana "Theranos Baru" dan Gaya Penyutradaraan

Laporan The New York Times menyebut film ini memuat sejumlah "rekreasi inovatif" serta percakapan Holmes dengan pasangannya mengenai rencana "meluncurkan Theranos yang baru dan lebih baik". Klaim tersebut tentu langsung memicu rasa penasaran publik yang selama bertahun-tahun mengikuti lika-liku kasus ini.

Pendekatan Oppenheim, yang sebelumnya menyutradarai "Spermworld", berpadu dengan gaya Fielder yang kerap menempatkan subjek dalam situasi tidak nyaman. Hasilnya adalah dokumenter berdurasi tiga jam yang menjanjikan pengalaman menonton yang janggal sekaligus mengganggu.

Holmes Merespons Positif

Menariknya, Holmes justru terlihat antusias dengan penggambaran dirinya kali ini. Dalam unggahan di akun X pribadinya, ia membagikan trailer film tersebut. Deskripsi akunnya menyebut konten yang dibagikan menampilkan "sebagian besar kata-kata saya", meski ia mengandalkan orang lain untuk membantunya menulis unggahan.

"Saya selalu menjadi diri saya yang sebenarnya," tulis Holmes dalam salah satu cuitannya.

Jadwal Rilis

"You Can See Everything" dijadwalkan tayang di bioskop pada Oktober 2025. Belum ada informasi mengenai ketersediaan platform streaming atau jadwal penayangan di Indonesia.

Bagi pengamat teknologi dan mereka yang mengikuti kisah naik-turunnya industri startup, dokumenter ini menawarkan perspektif baru yang belum pernah terungkap. Namun perlu dicatat, akses yang diberikan Holmes kepada pembuat film tidak otomatis berarti narasi yang dihasilkan berpihak padanya. Kombinasi Fielder dan Oppenheim justru menjanjikan pendekatan sinis dan tidak biasa terhadap salah satu skandal korporasi terbesar di Silicon Valley.

Reporter: Wahyu