Film Possible Love Lee Chang-dong Menang Silver Lion, Katalognya Masuk Netflix Global
KILASKINI.COM — Perpustakaan film Lee Chang-dong bakal bisa diakses penonton internasional lewat Netflix. Langkah ini menyusul kemenangan "Possible Love" yang membawa pulang Silver Lion alias Grand Jury Prize dari Venice Film Festival.
Bagi penggemar sinema Korea, ini kesempatan menonton karya-karya Lee yang sebelumnya sulit ditemukan di platform streaming resmi. Sejumlah judul lawasnya kini masuk katalog Netflix di berbagai negara secara bertahap.
Possible Love Tayang di Bioskop dan Netflix
"Possible Love" jadi film pertama Lee Chang-dong setelah delapan tahun absen menyutradarai. Film ini tayang di bioskop Korea Selatan pada 23 September, disusul Australia dan Selandia Baru pada 22 Oktober.
Penonton di Inggris, Jepang, Amerika Serikat, dan Kanada baru bisa menontonnya pada 23 Oktober. Sementara penayangan global di Netflix dijadwalkan 6 November.
Film ini dibintangi Jeon Do-yeon, Sul Kyung-gu, Zo In-sung, dan Cho Yeo-jeong. "Possible Love" juga menjadi perwakilan Korea Selatan untuk kategori best international feature film di Academy Awards ke-99.
Sinopsis Possible Love
Cerita "Possible Love" berpusat pada dua pasangan yang hidupnya bertemu saat proses pembuatan sebuah dokumenter. Pasangan pertama terbentuk dari seorang pria yang kehilangan pekerjaan dan istrinya.
Pasangan kedua terdiri dari seorang sutradara film dokumenter dan suaminya. Interaksi mereka selama produksi dokumenter membuka keinginan dan pergulatan batin yang selama ini disembunyikan masing-masing tokoh.
Katalog Lama Lee Chang-dong Masuk Netflix
Netflix tidak hanya membawa "Possible Love" ke platformnya. Sejumlah film lama Lee Chang-dong juga mulai ditambahkan ke perpustakaan Netflix di berbagai negara.
"Green Fish" dan "Secret Sunshine" mulai streaming akhir Agustus di Italia, Inggris, Prancis, Australia, dan Selandia Baru. "Peppermint Candy" dan "Oasis" menyusul di Italia dan Spanyol pada 4 September.
"Poetry" dan "Burning" juga direncanakan rilis di sejumlah pasar, termasuk Jepang, Amerika Serikat, Kanada, Australia, dan Selandia Baru. Jadwal peluncurannya berbeda-beda di tiap wilayah.
Beberapa negara akan mendapat opsi subtitle hingga enam bahasa, termasuk Korea. Penonton Indonesia belum disebut dalam daftar rilis yang tersedia.
Jejak Lee Chang-dong di Festival Film Dunia
Lee memulai debut sebagai sutradara lewat "Green Fish" pada 1997. Sejak itu ia membangun filmografi yang mencakup "Peppermint Candy", "Oasis", "Secret Sunshine", "Poetry", dan "Burning".
Deretan penghargaan festival sudah ia kumpulkan. "Oasis" memberinya sutradara terbaik di Venice pada 2002, sementara "Poetry" meraih skenario terbaik di Cannes 2010.
Di Toronto Film Festival edisi ke-51, Lee menjadi pembuat film Korea pertama yang menerima Ebert Director Award. Pencapaian itu melengkapi reputasinya sebagai salah satu sutradara paling dihormati di Asia.
Dengan masuknya katalog Lee Chang-dong ke Netflix, penonton global punya akses lebih luas ke salah satu filmografi paling konsisten dalam sinema Korea modern.