Kemdiktisaintek Luncurkan SatuBeasiswa Indonesia, Satukan 465 Jenis Beasiswa Senilai Rp 16,37 Triliun

Menteri Brian Yuliarto meluncurkan platform SatuBeasiswa Indonesia di Jakarta.
Penulis: Redaksi
Senin, 21 September 2026 | 18:31:31 WIB

JAKARTA, KILASKINI.COM — Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) resmi meluncurkan platform SatuBeasiswa Indonesia, sebuah wadah terpusat yang mendata 465 jenis beasiswa dengan total dana sekitar Rp 16,37 triliun. Platform ini dibangun untuk mengatasi informasi beasiswa yang selama ini tersebar di berbagai kanal berbeda, sehingga calon penerima dari daerah terpencil pun bisa mengaksesnya lewat satu pintu.

Peluncuran platform ini menandai upaya pemerintah menyatukan ratusan program bantuan pendidikan yang sebelumnya tersebar di banyak kanal. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto menyatakan bahwa informasi beasiswa dari seluruh mitra kini dikumpulkan dalam satu wadah.

"Informasi beasiswa dari seluruh mitra kita satukan dalam satu wadah," ujar Brian, dikutip dari keterangan resmi Kemdiktisaintek.

Dengan cara itu, calon penerima di seluruh Indonesia, termasuk daerah terpencil, diharapkan bisa menjangkau peluang bantuan pendidikan tanpa terkendala sebaran informasi yang selama ini terpecah-pecah.

Apa Saja yang Bisa Diakses dari SatuBeasiswa Indonesia?

Platform ini berupa database terpusat program beasiswa yang dilengkapi fitur pencarian peluang bantuan pendidikan. Pengguna bisa menelusuri program sesuai kebutuhan masing-masing.

Sasaran penggunanya cukup luas: calon mahasiswa, mahasiswa aktif, alumni, hingga masyarakat umum. Tidak ada batasan khusus untuk mengakses informasi yang tersedia.

Masyarakat yang ingin mencari peluang beasiswa dapat mengunjungi laman https://satubeasiswa.kemdiktisaintek.go.id/beasiswa.

465 Jenis Beasiswa, Rp 16,37 Triliun Dana Terdaftar

Per 15 September 2026, platform ini mendata 71 program beasiswa aktif. Dari situ terkumpul 465 total jenis beasiswa dari berbagai penyelenggara, dengan total dana sekitar Rp 16,37 triliun.

Jumlah penerima manfaat tercatat lebih dari 853.000 orang, dari sekitar 1,22 juta total kuota yang tersedia. Artinya, masih ada ruang cukup besar bagi calon penerima yang belum terjangkau.

Dana beasiswa yang terdaftar berasal dari beragam sumber. Rinciannya:

  • Organisasi filantropi: 340 jenis
  • Pemerintah daerah: 54 jenis
  • Pemerintah pusat: 27 jenis
  • Perusahaan/korporasi: 27 jenis
  • Perguruan tinggi: 17 jenis

Dominasi organisasi filantropi menunjukkan peran swasta dan lembaga nirlaba cukup besar dalam pendanaan pendidikan tinggi. Sementara pemerintah daerah dan pusat menyumbang 81 jenis beasiswa gabungan.

Mengapa Platform Ini Dibutuhkan?

Sebelumnya, informasi beasiswa tersebar di berbagai kanal berbeda-beda. Calon penerima harus mengecek satu per satu situs penyelenggara, yang sebagian tidak terhubung satu sama lain.

Kondisi itu menyulitkan masyarakat di daerah tanpa akses informasi memadai. Ada peluang beasiswa yang akhirnya tidak terpakai karena calon penerima tidak tahu keberadaannya.

SatuBeasiswa Indonesia mencoba menutup celah itu dengan menyediakan satu titik akses. Kemdiktisaintek menargetkan informasi bisa menjangkau lebih banyak calon penerima di seluruh wilayah Indonesia.

Bukan Program Beasiswa Tunggal

Perlu digarisbawahi, SatuBeasiswa Indonesia adalah platform pencarian informasi, bukan satu program beasiswa tunggal. Dana Rp 16,37 triliun yang tercatat adalah akumulasi dari seluruh program yang terdaftar di dalamnya.

Masyarakat tetap harus mendaftar ke masing-masing penyelenggara sesuai persyaratan yang berlaku. Platform ini berfungsi sebagai pintu masuk untuk menemukan peluang tersebut.

Dengan 853.000 penerima manfaat dari 1,22 juta kuota, masih tersisa sekitar 367.000 kuota yang belum terisi. Data ini bisa menjadi acuan bagi calon pendaftar untuk segera menelusuri program yang sesuai.

Data Platform SatuBeasiswa Indonesia (per 15 September 2026)

Program aktif71 program beasiswa
Total jenis beasiswa465 jenis
Total dana±Rp16,37 triliun
Penerima manfaat853.000+ dari ±1,22 juta kuota

Akses di satubeasiswa.kemdiktisaintek.go.id/beasiswa. Sumber pendanaan: filantropi (340 jenis), pemda (54), pemerintah pusat (27), perusahaan (27), dan perguruan tinggi (17).

Reporter: Redaksi