5 Fakta Menarik Kazakhstan yang Jarang Diketahui

Danau Big Almaty di Pegunungan Tien Shan berada pada ketinggian sekitar 2.511 meter di atas permukaan laut.
Penulis: Rendra
Kamis, 24 September 2026 | 07:00:31 WIB

KILASKINI.COM — Kazakhstan mencuri perhatian di Asian Games 2026 setelah menembus peringkat keempat klasemen sementara, di bawah China, Jepang, dan Korea Selatan. Negara Asia Tengah ini menyimpan sisi lain yang jarang dibahas: dari danau pegunungan hingga jejak budaya nomaden yang masih bertahan hingga kini.

1. Terletak di Dua Benua Sekaligus

Kazakhstan berada di kawasan Asia Tengah, tetapi sebagian wilayahnya secara geografis masuk kawasan Eropa. Posisi lintas benua itu membentuk karakter geografis dan budaya yang beragam. Tidak banyak negara yang punya kombinasi serupa, dan letak ini pula yang membuat Kazakhstan sering disebut sebagai jembatan antara dua kawasan.

2. Punya Danau Pegunungan di Ketinggian 2.511 Meter

Big Almaty Lake menjadi salah satu destinasi alam paling dikenal di Kazakhstan. Danau ini terletak di Pegunungan Tien Shan pada ketinggian sekitar 2.511 meter di atas permukaan laut. Warna airnya bisa berubah dari biru kehijauan hingga biru tua, tergantung kondisi cuaca dan musim. Pemandangan seperti ini sulit ditemukan di Indonesia.

3. Charyn Canyon Membentang 154 Kilometer

Sekitar 200 kilometer di sebelah timur Almaty terdapat Charyn Canyon. Ngarai ini memiliki dinding batu setinggi 150 hingga 300 meter dan membentang sekitar 154 kilometer. Bagian paling terkenal adalah Valley of Castles, yang punya formasi batu menyerupai menara dan benteng. Bentang alamnya sering dibandingkan dengan ngarai besar di Amerika Serikat.

4. Astana Sudah Berganti Nama Berulang Kali

Astana adalah ibu kota Kazakhstan yang dikenal lewat perkembangan arsitekturnya. Kota ini didirikan pada 1830 sebagai pos pertahanan Rusia di wilayah stepa Kazakhstan. Sepanjang sejarahnya, kota tersebut pernah memakai nama Akmola, Akmolinsk, Tselinograd, dan Aqmola. Pada 2019 hingga 2022, namanya sempat berubah menjadi Nur-Sultan sebelum kembali ke Astana.

5. Jejak Budaya Nomaden Masih Terlihat sampai Sekarang

Budaya nomaden menjadi bagian penting dari identitas masyarakat Kazakhstan. Pengaruhnya masih ditemukan dalam berbagai pengalaman budaya dan peninggalan sejarah di negara tersebut. Mengutip Lonely Planet, Kazakhstan masih mempertahankan sejumlah unsur dari masa lalu nomaden, termasuk balbal, yaitu batu-batu penanda yang ditemukan di kawasan stepa.

6. Bentang Alamnya Mencakup Gurun, Stepa, dan Pegunungan

Kazakh Travel menyebut Kazakhstan memiliki berbagai ekosistem dan destinasi alam, mulai dari danau pegunungan, kawasan gurun, hingga tebing. Luas wilayahnya membuat setiap daerah punya karakter wisata yang berbeda. Kawasan Almaty misalnya, menjadi pintu masuk menuju danau pegunungan, ngarai, dan kawasan pendakian di sekitar Pegunungan Tien Shan.

Di balik prestasi olahraganya di Asian Games 2026, Kazakhstan menawarkan alam, sejarah, dan budaya yang layak dikenal lebih jauh. Dari danau di ketinggian 2.511 meter hingga batu penanda zaman nomaden, negara ini punya banyak cerita yang jarang muncul di perbincangan sehari-hari.

Reporter: Rendra