Signify Pasang 1.600 Lampu LED di Night Race F1 Singapura 2026

Lampu sorot LED Philips ArenaVision dipasang di Marina Bay Street Circuit untuk F1 GP Singapura 2026.
Penulis: Wahyu
Kamis, 15 Oktober 2026 | 14:40:32 WIB

KILASKINI.COM — Signify dan DZ Engineering memasang lebih dari 1.600 lampu sorot LED Philips ArenaVision gen3.5 di Marina Bay Street Circuit untuk F1 GP Singapura 2026. Pemasangan rangka setinggi 10 meter dan lebih dari 220 km kabel itu jadi kunci agar balapan malam tetap aman bagi pembalap dan sedap ditonton di rumah.

Balapan malam Formula 1 menuntut pencahayaan yang presisi. Bukan cuma soal terang, tapi bagaimana cahaya jatuh merata di lintasan berkecepatan tinggi tanpa menimbulkan bayangan atau silau yang bisa mengganggu visibilitas pembalap.

Signify dan DZ Engineering berbagi soal tantangan teknis ini dalam diskusi bertajuk 'Lighting Every Dimension of F1' jelang race F1 GP Singapura 2026. Keduanya terlibat langsung dalam penyediaan penerangan dan infrastruktur keselamatan untuk balapan malam di Marina Bay.

Bagaimana Lampu Sorot Ditempatkan

Pemasangan rangka dan lampu sorot LED dilakukan secara strategis di sepanjang sirkuit. Tujuannya memastikan lintasan menerima cahaya yang terang, nyaman, dan seragam.

Arah dan sudut setiap lampu disesuaikan untuk menghilangkan bayangan atau silau. Faktor ini krusial di sirkuit jalan raya seperti Marina Bay yang punya tikungan sempit dan dinding beton di sisi lintasan.

DZ Engineering menyiapkan proyek ini hampir 6 bulan sebelum balapan digelar. General Manager DZ Engineering Roberto Grill menyebut standarisasi lintasan berkecepatan tinggi jadi acuan utama.

"Formula 1 sedang menstandardisasi lintasan berkecepatan tinggi, dan melakukannya sedemikian rupa sehingga lintasan tersebut dapat dinikmati oleh penonton, tetapi juga tidak mengganggu pembalap dan memungkinkan untuk disiarkan," kata Roberto Grill.

Dampak ke Penyiaran dan Penonton di Rumah

Sistem pencahayaan LED Signify dirancang mendukung standar penyiaran TV terkini. Artinya, kualitas visual balapan malam tetap optimal saat disiarkan ke layar kaca.

Chandrasekar Vaidyanathan, EVP Consumer Business Emerging Markets and Managing Director Singapore di Signify, menyebut pencahayaan yang akurat berperan penting bagi pengalaman pembalap maupun penggemar.

"Teknologi pencahayaan tidak hanya membantu pembalap melihat lintasan dengan jelas, tetapi juga meningkatkan pengalaman menonton bagi para penggemar. Dengan sistem pencahayaan yang tepat, aksi balapan malam Formula 1 dapat ditampilkan dengan kualitas visual yang optimal di layar televisi. Pengalaman menonton pun bisa terasa lebih imersif, seolah membawa atmosfer balapan ke dalam ruangan," kata Vaidyanathan dalam diskusi yang dihadiri detikINET di Singapura.

Kolaborasi dengan Mercedes-AMG Petronas

Signify juga bekerja sama dengan tim Mercedes-AMG Petronas F1 Team untuk sistem pencahayaan di fasilitas mereka. Salah satu teknologi yang diterapkan adalah NatureConnect di ruangan teknisi dan pebalap.

Sistem ini bertujuan membantu penyesuaian jet lag para personel tim yang harus berpindah zona waktu mengikuti kalender balapan global.

Co-Owner, Team Principal & CEO Mercedes-AMG Petronas F1 Team, Toto Wolff, menyebut performa di Formula One berkaitan dengan peningkatan di setiap aspek, termasuk lingkungan kerja tim.

"Melalui kemitraan dengan Signify, kami dapat memanfaatkan keahlian mereka di bidang pencahayaan, baik dalam operasional di lintasan balap maupun di fasilitas kami di Brackley. Singapura, sebagai salah satu ajang balap malam paling ikonik dalam olahraga ini, menjadi kesempatan yang sangat baik untuk menampilkan hasil dari upaya tersebut," kata Toto Wolff.

Mengapa Ini Penting untuk Industri

F1 GP Singapura berlangsung di Marina Bay Street Circuit pada Minggu 11 Oktober 2026. Sebagai salah satu race malam paling ikonik di kalender F1, standar pencahayaan di sini jadi rujukan bagi penyelenggara balapan malam lain, terutama di kawasan Asia.

Teknologi LED generasi terbaru memungkinkan efisiensi energi lebih baik dibanding lampu konvensional, sekaligus menjaga konsistensi suhu warna cahaya di seluruh sirkuit. Bagi penyelenggara, ini berarti biaya operasional lebih terkendali tanpa mengorbankan aspek keselamatan.

Bagi penggemar di Indonesia, dampak paling terasa ada di kualitas siaran. Balapan malam yang disiarkan dini hari waktu Indonesia tetap bisa dinikmati dengan visual tajam, tanpa gangguan bayangan atau area gelap yang mengaburkan aksi di lintasan.

Reporter: Wahyu