Interior Tesla Roadster Generasi Kedua Terlihat Lebih Futuristik
KILASKINI.COM — Tesla memperlihatkan interior prototipe Roadster generasi kedua, dan kabin dua kursi itu tampil jauh lebih futuristik dibanding model sebelumnya. Foto-foto resmi memperlihatkan tata ruang kokpit yang bersih, dengan layar sentuh besar dan lingkar kemudi bergaya yoke yang mengingatkan pada pesawat jet tempur. Model listrik dua pintu ini diposisikan sebagai flagship performa Tesla, dan tampilan interiornya jadi salah satu alasan utama penasaran publik.
Setelah sekian lama hanya tampil sebagai teaser eksterior, Tesla akhirnya membuka pintu kabin Roadster generasi kedua. Foto-foto resmi memperlihatkan sudut pandang dari kursi pengemudi hingga bangku penumpang, memberi gambaran utuh soal bagaimana Tesla membayangkan interior mobil sport listrik masa depannya.
Roadster generasi kedua sendiri sudah diperkenalkan sebagai prototipe beberapa waktu lalu, tapi detail kabinnya baru benar-benar terlihat sekarang. Yang menarik, ini bukan sekadar penyegaran dari Roadster generasi pertama yang berbasis Lotus Elise — hampir seluruh tata ruangnya dibangun ulang dari nol.
Kokpit Dua Kursi dengan Layar Sentuh Besar
Dari foto yang dirilis, tata ruang Roadster generasi kedua mengandalkan satu layar sentuh besar yang menempel vertikal di tengah dasbor. Layar itu jadi pusat kendali hampir semua fungsi mobil, mulai dari pengaturan iklim, media, sampai informasi performa.
Di depan pengemudi, lingkar kemudi bergaya yoke — mirip setir pesawat — menggantikan bentuk bulat konvensional. Tesla memang sudah memakai yoke di beberapa model lain, tapi pada Roadster kesan futuristiknya lebih kental karena minim tombol fisik di sekitar setir.
Kabin hanya menyediakan dua kursi, sesuai posisinya sebagai coupe dua pintu. Material dan joknya tampil ramping dengan bantalan samping cukup tinggi, mengisyaratkan fokus pada penahanan tubuh saat manuver cepat, bukan kenyamanan keluarga.
Penggerak Listrik dengan Dorongan Tambahan
Roadster generasi kedua disebut-sebut memakai sistem penggerak listrik yang dilengkapi pendorong tambahan untuk mempercepat akselerasi. Tesla belum merinci spesifikasi final, tapi konsep ini yang membuat Roadster berbeda dari jajaran Model S dan Model 3.
Posisi Roadster di lineup Tesla adalah sebagai mobil sport murni, bukan sedan listrik harian. Karena itu pendekatan interiornya pun berbeda: lebih sedikit ruang penyimpanan, lebih banyak elemen yang menonjolkan performa.
Yang Masih Perlu Ditunggu
Foto interior ini belum menjawab semua pertanyaan. Tesla belum merilis spesifikasi baterai, tenaga motor, maupun waktu pengisian daya untuk versi produksi. Harga dan jadwal pengiriman juga belum dipastikan.
Beberapa pengamat industri otomotif menyebut Roadster generasi kedua sudah lama tertunda dari target awal Tesla. Jadi meski interiornya sudah terlihat, pembeli masih harus menunggu pengumuman resmi soal kapan mobil ini benar-benar masuk jalur produksi.
Kesan Awal dari Foto Resmi
Dari sudut desain, kabin Roadster generasi kedua terasa lebih bersih dibanding interior Tesla lain. Tidak ada tumpukan tombol fisik, tidak ada panel instrumen terpisah di belakang setir — semuanya dikumpulkan di satu layar tengah.
Pendekatan ini konsisten dengan filosofi Tesla, tapi juga menuai kritik di model lain karena memaksa pengemudi mengalihkan pandangan ke layar tengah untuk fungsi sederhana. Belum jelas apakah Roadster generasi kedua akan menambah kontrol fisik atau tetap sepenuhnya digital.
Untuk sekarang, foto interior ini setidaknya memberi gambaran bahwa Tesla serius menjadikan Roadster sebagai etalase desain, bukan sekadar mobil listrik cepat. Detail lengkapnya baru akan terbuka saat versi produksi resmi diperkenalkan.