Harga BBM Pertamina 27 Oktober 2026: Pertalite Rp10.000, Pertamax Rp15.950 per Liter
KILASKINI.COM — Harga bahan bakar Pertamina per 27 Oktober 2026 masih mengacu pada tarif yang berlaku sejak 2 September 2026. Pertalite dijual Rp10.000 per liter dan Pertamax Rp15.950 per liter untuk wilayah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur. Sementara wilayah lain seperti Aceh dan Sumatera Utara mematok Pertamax Rp16.300 per liter.
Harga tersebut berlaku di DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur. Wilayah Bali, NTB, dan NTT memakai acuan serupa untuk Pertamax dan Pertalite, meski NTT memiliki tambahan Biosolar Non-Subsidi seharga Rp23.600 per liter.
Pertalite Tetap Rp10.000 di Seluruh Wilayah
Dari daftar harga yang dihimpun, Pertalite konsisten dijual Rp10.000 per liter di semua provinsi, mulai Aceh hingga Papua. Biosolar Subsidi juga tidak bergerak di angka Rp6.800 per liter.
Perbedaan harga antardaerah muncul pada produk non-subsidi, terutama Dex Series dan Pertamax Turbo. Selisihnya dipengaruhi lokasi distribusi dan ketentuan harga yang berlaku di tiap wilayah.
Dex Series di Jawa Rp23.700–Rp25.200 per Liter
Untuk wilayah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur, Pertamina Dex dijual Rp25.200 per liter dan Dexlite Rp23.700 per liter. Harga itu berlaku juga di Bali, NTB, dan NTT.
Wilayah dengan harga Dex Series lebih tinggi mencakup Aceh, Sumatera Utara, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Lampung, seluruh Sulawesi, serta Kalimantan Barat, Tengah, Selatan, dan Timur. Di sana Pertamina Dex Rp25.750 per liter dan Dexlite Rp24.200 per liter.
Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, dan Kalimantan Utara menjadi wilayah dengan Dex Series termahal, yakni Pertamina Dex Rp26.300 per liter dan Dexlite Rp24.750 per liter.
FTZ Batam dan Sabang Punya Tarif Lebih Murah
Kawasan Free Trade Zone menerapkan harga lebih rendah dibanding wilayah sekitarnya. Di FTZ Batam, Pertamax Turbo Rp18.550 per liter, Pertamax Rp15.150 per liter, Pertamina Dex Rp23.950 per liter, dan Dexlite Rp22.500 per liter.
FTZ Sabang menetapkan Pertamax Rp14.950 per liter, Pertamax Pertashop Rp14.850 per liter, dan Dexlite Rp22.150 per liter. Pertalite di kedua kawasan tetap Rp10.000 per liter.
Rincian Harga per Wilayah
Berikut daftar harga Pertamina yang berlaku per 27 Oktober 2026 untuk produk utama di sejumlah wilayah:
- DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur: Pertamax Turbo Rp19.600, Pertamax Green 95 Rp19.150, Pertamax Rp15.950, Pertamax Pertashop Rp15.850, Pertalite Rp10.000, Pertamina Dex Rp25.200, Dexlite Rp23.700, Biosolar Subsidi Rp6.800
- Aceh, Sumatera Utara, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Lampung, seluruh Sulawesi: Pertamax Turbo Rp20.000, Pertamax Rp16.300, Pertamax Pertashop Rp16.200, Pertalite Rp10.000, Pertamina Dex Rp25.750, Dexlite Rp24.200, Biosolar Subsidi Rp6.800
- Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Kalimantan Utara: Pertamax Turbo Rp20.450, Pertamax Rp16.650, Pertamax Pertashop Rp16.550, Pertalite Rp10.000, Pertamina Dex Rp26.300, Dexlite Rp24.750, Biosolar Subsidi Rp6.800
- Bali, NTB, NTT: Pertamax Turbo Rp19.600, Pertamax Rp15.950, Pertamax Pertashop Rp15.850, Pertalite Rp10.000, Pertamina Dex Rp25.200, Dexlite Rp23.700, Biosolar Subsidi Rp6.800
- Kalimantan Barat, Tengah, Selatan, Timur: Pertamax Turbo Rp20.000, Pertamax Rp16.300, Pertamax Pertashop Rp16.200, Pertalite Rp10.000, Pertamina Dex Rp25.750, Dexlite Rp24.200, Biosolar Subsidi Rp6.800
- Maluku dan Maluku Utara: Pertamax Rp16.300, Pertamax Pertashop Rp16.200, Pertalite Rp10.000, Dexlite Rp24.200, Biosolar Subsidi Rp6.800
- Papua, Papua Barat, Papua Selatan, Papua Pegunungan, Papua Tengah: Pertamax Rp16.300, Pertamax Pertashop Rp16.200, Pertalite Rp10.000, Dexlite Rp24.200, Biosolar Subsidi Rp6.800
Harga di tingkat SPBU dapat berbeda dari daftar ini, tergantung kebijakan penyalur dan ketentuan yang berlaku di wilayah masing-masing. Pemilik kendaraan disarankan mengecek tarif terbaru di SPBU sebelum mengisi bahan bakar.