Berikut Perbedaan Liga Champions, Liga Europa, dan Conference League

Berikut Perbedaan Liga Champions, Liga Europa, dan Conference League
Foto: AFP PHOTO

Jakarta - Liga Champions, Liga Europa, dan UEFA Conference League adalah kompetisi antar negara Eropa paling bergengsi di dunia. Ini perbedaan level, format, hingga hadiahnya.

Dalam sepakbola Eropa, Liga Champions, Liga Europa, dan Conference League merupakan kompetisi yang rutin digelar sepanjang musim. Ketiga ajang ini sama-sama berada di bawah naungan Asosiasi Sepakbola Eropa (UEFA).

Ketiganya merupakan ajang bergengsi yang mempertemukan klub-klub dari berbagai negara untuk bersaing di level internasional. Meski begitu, ketiga ajang ini memiliki perbedaan yang signifikan, terutama di level kompetisi.

Level atau tingkat kompetisi menjadi aspek utama yang membedakan ketiga ajang ini. UEFA Conference League menjadi kompetisi tingkat ketiga di sepakbola Eropa, berada di bawah Liga Europa sebagai tingkat kedua, dan Liga Champions di tingkat pertama.

Tm-tim yang bertanding di UEFA Conference League berasal dari anggota UEFA tingkat bawah. Pemenang kompetisi ini berhak mengikuti fase liga Europa League musim berikutnya, kecuali jika mereka lolos ke Liga Champions melalui liga domestik. Tim di UECL adalah tim yang finis di peringkat 6-7 klasemen.

Sementara tim-tim yang berpartisipasi di Liga Europa umumnya berasal dari liga-liga top Eropa, termasuk pemenang Piala Eropa. Tim yang berhak ikut Liga Europa yaitu tim yang finis di peringkat 5 atau 6 klasemen.

Sebagai level tertinggi kompetisi, Liga Champions diikuti oleh tim-tim terbaik dari liga domestik masing-masing. Ajang ini menjadi yang paling bergengsi dan bertabur bintang setiap musimnya. Tim yang berhak mengikuti UCL adalah tim-tim empat besar dari setiap laga di musim sebelumnya.

Format Kompetisi

Pada musim 2024/25, UEFA secara resmi mengubah format kompetisi untuk Liga Champion, Liga Europa, dan Conference League menjadi bentuk liga yang diikuti 36 tim. Sebelumnya, ketiga kompetisi menggunakan format dengan jumlah peserta 32 tim.

Mengutip dari laman resmi UEFA, pada Liga Champions dan Liga Europa, setiap tim akan bermain delapan kali di fase grup. Sementara di Conference League, setiap tim hanya bermain enam kali di fase grup.

Melalui format baru ini, setiap tim bisa bermain paling sedikit enam kali dan terbanyak 12-13 kali.

Trofi dan Hadiah Kompetisi

Selain format dan level kompetisi, hadiah dan trofi pemenang di Liga Champions, Liga Europa, dan Conference League juga berbeda.

Di Liga Champions, para peserta memperebutkan trofi UCL dengan sebutan "Si Telinga Besar". Trofi ini berbentuk wadah besar dengan gagang menyerupai telinga. Bobot trofi mencapai 11 kg dengan tinggi 74 cm.

Sementara trofi Liga europa berbentuk gelas raksasa berwarna perak dan alas marmer berwarna kuning. Bentuk trofi lebih ramping dengan berat sekitar 15 kg.

Trofi Conference League berbentuk wadah besar dengan tinggi 57,5 cm dan berat 11 kg.

Adapun rincian hadiah untuk ketiga kompetisi sebagai berikut.

Hadiah Liga Champions:
* Juara: 20 juta euro (Rp340 miliar)
* Runner up: 15,5 juta euro (Rp263 miliar)
* Semifinalis: 12,5 juta euro (Rp212 miliar)

Hadiah Liga Europa:
* Juara: 8,6 juta euro (Rp146 miliar)
* Runner up: 4,6 juta euro (Rp78 miliar)
* Semifinalis: 2,8 juta euro (Rp47 miliar)

Hadiah Conference League:
* Juara: 5 juta euro (Rp85 miliar)
* Runner up: 3 juta euro (Rp51 miliar)
* Semifinalis: 2 juta euro (Rp34 miliar).**

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index