KILASKINI.COM — Manchester City bersiap menghadapi Liverpool di Anfield pada laga lanjutan Liga Primer, dengan pelatih kepala Enzo Maresca menegaskan suasana di dalam skuad tetap "fantastis". Para pemain internasional City kembali berlatih setelah jeda tiga pekan, dan Maresca meminta mereka tidak membiarkan krisis di luar lapangan mengganggu fokus menghadapi laga besar tersebut.
Manchester City akan bertandang ke markas Liverpool pada laga lanjutan Liga Primer akhir pekan ini. Laga tersebut menjadi pertemuan pertama bagi City setelah jeda internasional selama tiga pekan, sekaligus ujian bagi skuad asuhan Enzo Maresca di tengah situasi yang tidak mudah.
Pelatih kepala Manchester City, Enzo Maresca, menyatakan suasana di dalam timnya tetap positif menjelang kunjungan ke Anfield. Ia menegaskan para pemain hanya fokus pada sisi sepak bola dan tidak terpengaruh oleh situasi yang berkembang di luar lapangan.
Maresca: Suasana di Ruang Ganti Sangat Baik
"Suasananya fantastis, jujur saja," kata Maresca dalam wawancara internal klub seperti dikutip dari laporan BBC Sport.
"Para pemain bersemangat menyambut dua pertandingan berikutnya. Terutama karena saat ini kami berada di puncak klasemen. Para pemain hanya fokus pada hal itu," ujarnya menambahkan.
Maresca menuturkan para pemainnya memahami apa yang bisa mereka kendalikan. Menurutnya, skuad City tidak terlalu memikirkan "kebisingan" di luar lapangan dan lebih memilih berkonsentrasi pada cara mengalahkan Liverpool.
"Mereka tahu profesi mereka dan mereka tahu kebisingan itu ada, tapi mereka tidak terlalu peduli. Mereka hanya fokus saat ini pada bagaimana kami bisa mengalahkan Liverpool dan bagaimana, bersama para penggemar, kami bisa mencoba menang di Anfield," tutur Maresca.
Pelatih asal Italia itu juga mengaku merasa tenang dan menyebut para pemainnya mempercayai klub sepenuhnya.
Haaland Serukan Persatuan di Tengah Situasi Sulit
Penyerang Manchester City, Erling Haaland, menyuarakan hal senada. Ia menegaskan komitmennya terhadap klub dan para penggemar di tengah situasi yang sedang dihadapi City.
"Saya sangat peduli dengan tempat ini. Saya menghabiskan empat tahun pertama karier saya di sini, ini tempat yang istimewa bagi kami. Saya sangat peduli pada City dan para penggemar. Saya sendiri seorang penggemar. Saya merasakannya bersama mereka," kata Haaland kepada Sky Sports.
Haaland mengajak seluruh elemen klub untuk tetap bersatu dan positif menyambut laga melawan Liverpool. Ia menekankan pentingnya menjaga semangat dan terus berusaha meraih kemenangan.
"Kita harus tetap bersatu dan menyebarkan cinta satu sama lain. Nikmati perjalanannya dan tersenyumlah," ujarnya.
Manajer Klub Rival Berharap Proses Cepat Selesai
Sejumlah manajer klub Liga Primer diperkirakan akan dimintai komentar soal situasi Manchester City dalam konferensi pers jelang pertandingan. Pelatih Nottingham Forest, Oliver Glasner, berharap proses yang sedang berjalan bisa selesai secepatnya.
"Mari kita tunggu sampai putusan akhir diucapkan, tapi harapan saya adalah ini cepat selesai," kata Glasner.
Glasner menyebut pengalamannya bersama Crystal Palace saat degradasi dari Liga Europa ke Liga Konferensi pada 2025 sebagai gambaran betapa sulitnya ketidakpastian bagi sebuah klub. Menurutnya, integritas liga menjadi hal paling penting untuk dijaga.
"Yang paling penting adalah integritas liga karena begitu para penggemar tidak bisa mempercayainya, mereka tidak akan menonton lagi," ucap Glasner.
Beberapa manajer lain, termasuk pelatih Leeds, Daniel Farke, dan pelatih Newcastle, Matthias Jaissle, memilih tidak berkomentar panjang soal persoalan tersebut. Sejumlah klub dikabarkan telah mengambil sikap tegas agar para manajer mereka tidak memberikan komentar.
Lampard: Gelar Tidak Bisa Dihapus dari Kenangan Pemain
Pelatih Coventry, Frank Lampard, yang pernah memperkuat Manchester City pada musim 2014-2015, menilai para pemain tidak akan merasa kehilangan gelar meski klub nantinya dicabut titelnya. Menurutnya, gelar adalah bagian dari sejarah pribadi seorang pemain.
"Saya punya gelar dan saya tidak menggantungnya di dinding rumah, saya menyimpannya di kepala saya," kata Lampard, yang tiga kali menjuarai Liga Primer bersama Chelsea.
City sendiri telah mengajukan banding dan secara publik terus menyatakan tidak bersalah. Klub belum menerima hukuman apa pun, dan laporan BBC Sport menyebutkan kecil kemungkinan gelar-gelar masa lalu dicabut dari City.