Pencarian

Aston Villa, Manchester City, dan Newcastle Ancam Rekor Penjualan Pemain Monaco di Bursa Transfer

Rabu, 26 Agustus 2026 • 21:03:31 WIB
Aston Villa, Manchester City, dan Newcastle Ancam Rekor Penjualan Pemain Monaco di Bursa Transfer
Aston Villa mencatat pendapatan penjualan pemain tertinggi di Premier League musim ini, mencapai 293,1 juta euro.

KILASKINI.COM — Klub-klub Premier League biasanya identik dengan belanja besar di bursa transfer. Namun musim panas ini, tiga klub justru membuat kehebohan lewat aktivitas penjualan pemain mereka.

Berdasarkan data Transfermarkt pada 26 Agustus, Aston Villa telah mengantongi 293,1 juta euro (sekitar £251 juta) dari kepergian pemain. Manchester City menyusul dengan 278,6 juta euro, dan Newcastle United mengumpulkan 275,5 juta euro.

Hanya Monaco, Chelsea dengan 321 juta euro pada 2025-26, dan Atletico Madrid yang mencatat 314 juta euro di 2019-20 yang masih berada di atas mereka. Dengan jendela transfer yang belum ditutup, rekor tersebut berpeluang pecah.

Villa Terdepan, Tapi Bayar Mahal

Aston Villa menjadi klub yang paling dekat dengan rekor Monaco. Nilai penjualan mereka ditopang kepindahan Morgan Rogers ke Chelsea senilai £117 juta (138 juta euro), plus kepergian Ezri Konsa, Youri Tielemans, dan Lucas Digne.

Klub asuhan Unai Emery itu juga memiliki neraca transfer paling positif di Premier League. Villa membelanjakan 160,5 juta euro, sehingga mencatat keuntungan 132,6 juta euro dari aktivitas transfer.

Penjualan besar ini terjadi di tengah tekanan finansial. Pada Juni lalu, UEFA mendenda Villa 22,5 juta euro atas pelanggaran signifikan terhadap aturan biaya skuad musim 2025, dengan 15 juta euro di antaranya ditangguhkan bersyarat.

Dampak kehilangan pemain senior langsung terlihat di pekan pembuka. Villa dihancurkan Brighton 4-0, dan Gary Neville menilai timnya seperti "kehilangan jantung" mereka karena pengalaman yang pergi bersama Rogers, Tielemans, dan Konsa.

Villa bisa semakin mendekati rekor. Al-Hilal dikabarkan berulang kali mencoba merekrut Ollie Watkins, dengan tawaran sekitar 52 juta euro yang ditolak. Emery sendiri sudah mengakui striker Inggris itu bisa hengkang, meski kedua klub masih berbeda pandangan soal nilai.

City Berpeluang Salip Villa

Posisi Manchester City berubah setelah merekrut Ayyoub Bouaddi pada Rabu lalu. City mengumpulkan 278,5 juta euro dari penjualan Savio, Tijjani Reijnders, Rodri, James Trafford, Manuel Akanji, dan Nathan Ake.

Kedatangan Bouaddi membuat pengeluaran City menjadi 273,7 juta euro, dengan neraca transfer positif 4,8 juta euro. Kepergian pemain lain bisa mengubah keadaan lagi.

Tottenham telah menyepakati pinjaman Omar Marmoush dengan kewajiban pembelian permanen £60 juta (58 juta euro) musim panas mendatang. Nilai itu baru dihitung untuk pendapatan City pada 2027-28. Nico Gonzalez juga diharapkan pergi, sementara Jack Grealish berpeluang hengkang—meski ia melihat kedatangan Enzo Maresca sebagai awal baru di City.

Penjualan permanen Gonzalez dan Grealish berpotensi menaikkan pendapatan City musim ini secara signifikan. Kemampuan menjual ini penting mengingat skala rebuilding lini tengah mereka, yang sudah mendatangkan Elliot Anderson dari Nottingham Forest senilai 135 juta euro dan masih memantau Enzo Fernandez.

Newcastle Dapat Berkah dari Tiga Kepergian Besar

Newcastle mengumpulkan 275,5 juta euro dari penjualan, dengan mayoritas berasal dari tiga nama: Sandro Tonali ke Tottenham (108 juta euro), Bruno Guimaraes ke Arsenal (87,5 juta euro), dan Anthony Gordon ke Barcelona (80 juta euro).

Klub asuhan Eddie Howe itu membelanjakan 197 juta euro, menyisakan keuntungan 78,5 juta euro. Hanya Villa dan Nottingham Forest yang memiliki neraca transfer positif lebih besar di antara klub Premier League.

Enam Klub Premier League Raup Untung dari Transfer

Volume penjualan yang tinggi tercermin di neraca transfer liga secara keseluruhan. Enam klub Premier League saat ini mencatat neraca positif, dengan Brighton menjadi tolok ukur.

Dalam lima musim terakhir, Brighton menghabiskan 665,4 juta euro untuk pemain dan menerima 715,4 juta euro dari penjualan—menyisakan keuntungan sekitar 50 juta euro. Transfermarkt mencatat mereka sebagai satu-satunya klub Premier League dengan keuntungan transfer kumulatif dalam periode tersebut.

Sumber: bbc.co.uk

Follow kilaskini.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks