Wamen P2MI Resmikan Migrant Center Umsura, Target Cetak 200 Pekerja Migran Formal Sektor Kesehatan

Wamen P2MI meresmikan Migrant Center Umsura di Surabaya untuk mencetak pekerja migran formal sektor kesehatan.
Penulis: Doni
Sabtu, 29 Agustus 2026 | 19:04:01 WIB

SURABAYA — Umsura resmi memiliki pusat pelatihan dan pemberangkatan pekerja migran berstandar pemerintah. Migrant Center ini diharapkan menjadi rujukan bagi perguruan tinggi lain yang ingin terlibat dalam program SMK Go Global, salah satu arahan Presiden Prabowo Subianto.

Dzulfikar menilai Umsura memiliki modal kuat di bidang kesehatan, yang permintaannya di pasar kerja luar negeri masih sangat tinggi. "Hari ini kami mengunjungi Migrant Center yang dimiliki Umsura. Kita tahu bersama bagaimana Umsura ini memiliki track record di bidang kesehatan, baik itu umum dan kesehatan masyarakat, sangat baik," terangnya.

Standar Fasilitas dan Instruktur Jadi Perhatian Utama

Pemerintah tidak hanya sekadar meresmikan, tetapi juga memastikan kesiapan fasilitas dan sumber daya manusia di dalamnya. "Kehadiran kami hari ini untuk memastikan Migrant Center yang terlibat dalam program SMK Go Global ini standarnya bagus, baik dari segi ruangan, kesiapan fasilitas, dan lain sebagainya. Instrukturnya juga kompeten, memiliki lisensi," tegas Dzulfikar.

Dengan standar tersebut, Migrant Center Umsura dinilai berpotensi menjadi percontohan. Pemerintah saat ini telah berkomunikasi dengan sekitar 23 perguruan tinggi lain untuk mendorong pengembangan fasilitas serupa.

Empat Bahasa Asing dan Sertifikasi Internasional Disiapkan

Rektor Umsura, Mundakir, mengatakan fasilitas pelatihan di Migrant Center tidak hanya mencakup keterampilan teknis, tetapi juga kemampuan bahasa asing. Tersedia pelatihan bahasa Inggris, Mandarin, Jepang, dan Jerman untuk membekali para calon pekerja.

"Yang perlu disiapkan adalah fasilitas untuk pelatihan bahasa, kemudian fasilitas untuk upskill, kemudian fasilitas lain terkait bagaimana supaya calon peserta migran ini bisa keluar dengan baik. Alhamdulillah sudah kita siapkan semua," kata Mundakir.

Fasilitas lain yang juga telah tersedia adalah ruang Objective Structured Clinical Examination (OSCE) untuk uji kompetensi klinis, serta program pelatihan untuk bidang caregiver, perawat profesional, konstruksi, hingga bidang teknik dan operasional.

Rekrutmen Perdana Dibuka September 2026

Pada tahap awal, Umsura menargetkan 200 peserta. Rekrutmen direncanakan berjalan mulai September 2026 dan menyasar lulusan SMA, SMK, D3, hingga S1.

Migrant Center ini tidak hanya diperuntukkan bagi mahasiswa Umsura. Masyarakat umum yang ingin mempersiapkan diri bekerja di luar negeri secara profesional dan bersertifikasi juga dapat memanfaatkan fasilitas tersebut.

Reporter: Doni