Nagasari Ubi Ungu: Camilan Lembut buat Arisan yang Beda dari Biasanya
KILASKINI.COM — Jajanan pasar klasik ini biasanya identik dengan isian pisang di tengah adonan tepung beras yang kenyal. Tapi, ada cara membuatnya lebih menarik tanpa menghilangkan kesan nostalgia-nya: mencampur ubi ungu langsung ke dalam adonan. Hasilnya, tekstur nagasari jadi lebih lembut, warnanya ungu alami yang menggoda, dan aroma daun pisangnya tetap terasa kuat.
Kuncinya ada di teknik memasak adonan sebelum dibungkus. Proses ini bikin tekstur nagasari tidak mudah hancur dan terasa lebih halus di mulut. Ubi ungu juga sebaiknya dikukus, bukan direbus, supaya tidak terlalu banyak menyerap air dan mengubah konsistensi adonan.
Bahan yang Perlu Disiapkan
Untuk satu resep, siapkan 250 gram ubi ungu, 150 gram tepung beras, 50 gram tepung tapioka, 100 gram gula pasir, 500 ml santan, setengah sendok teh garam, satu lembar daun pandan, dan satu buah pisang kepok atau raja yang dipotong-potong. Jangan lupa siapkan daun pisang untuk membungkus.
Pilih ubi ungu dengan warna pekat supaya hasil akhir nagasari lebih cantik. Kalau ingin aromanya makin harum, gunakan santan segar dan masukkan daun pandan saat memasak adonan.
Cara Membuat yang Gagal Total? Hindari 3 Kesalahan Ini
Prosesnya mirip membuat kue tradisional lain. Setelah ubi dikukus dan dihaluskan selagi hangat, campur dengan tepung beras, tapioka, gula, dan garam. Tuang santan sedikit demi sedikit sambil diaduk sampai tidak bergerindil.
Masak adonan dengan api kecil sambil terus diaduk. Ini langkah paling krusial—adonan harus mengental dan bisa dipulung, tapi jangan sampai terlalu kering. Adonan yang dimasak terlalu lama justru bikin nagasari keras setelah dingin.
Setelah adonan siap, pipihkan di atas daun pisang, beri potongan pisang di tengahnya, tutup lagi dengan adonan, lalu bungkus. Kukus selama 25–30 menit sampai matang sempurna.
Tips Penyimpanan dan Variasi Isian
Nagasari ubi ungu paling enak disantap saat masih hangat. Kalau ada sisa, simpan dalam wadah tertutup di lemari es dan kukus sebentar sebelum disajikan lagi. Daya tahannya sekitar 1–2 hari saja.
Buat yang tidak suka pisang, isian ini bisa dihilangkan atau diganti potongan nangka. Aromanya justru lebih harum dan memberikan sensasi berbeda dari nagasari pada umumnya.