Viral Aksi Jilat Hotdog di Minimarket 7-Eleven Filipina, Manajemen Siap Tempuh Jalur Hukum
KILASKINI.COM — Video seorang wanita menjilat hotdog di rak pendingin 7-Eleven Filipina viral di media sosial. Ia mengembalikan hotdog yang sudah dijilat ke tempat semula, lalu mengambil produk lain dengan tangan kosong. Aksi itu langsung menuai kecaman karena dianggap mengancam higienitas makanan dan melanggar norma kesopanan.
Aksi Jilat Hotdog dan Respons Tegas 7-Eleven
Dalam rekaman yang beredar, pelaku menjilat satu buah hotdog, lalu mengambil hotdog lain tanpa menggunakan penjepit makanan. Netizen pun membanjiri kolom komentar dengan ekspresi jijik dan marah. Kasus serupa ternyata pernah terjadi sebelumnya, seperti pelanggan yang menggigit donat mini dan menaruhnya kembali ke rak pajangan.
Manajemen 7-Eleven buka suara. Mereka memastikan semua produk yang diduga telah ditangani secara tidak semestinya akan dimusnahkan.
"Kami siap menempuh jalur hukum dan meminta pelanggan untuk segera melaporkan perilaku mencurigakan yang mereka saksikan di gerai," demikian pernyataan resmi manajemen 7-Eleven.
Kuliner Nasional yang Dianggap Menjijikkan
Bicara soal makanan kontroversial, sejumlah hidangan berstatus kuliner nasional justru kerap dianggap menjijikkan. Penilaian ini muncul karena faktor bahan baku, aroma menyengat, tekstur tak biasa, hingga cara pengolahan ekstrem.
Casu Marzu dari Italia adalah keju yang sengaja difermentasi dengan larva lalat hidup. Ada juga Cervelli Fritti, hidangan otak goreng yang populer di sejumlah negara Eropa. Brasil punya Maniçoba, hidangan berbahan daun singkong yang direbus berhari-hari untuk menghilangkan racunnya.
Jerman memperkenalkan Mett, daging babi cincang mentah yang dimakan dengan bawang dan rempah. Komunitas adat Kanada memiliki hidangan tradisional berupa jantung anjing laut mentah yang dipercaya penuh makna. Ragam kuliner ini membuktikan bahwa selera dan persepsi terhadap makanan sangat relatif di berbagai belahan dunia.
Meredakan Tenggorokan Akibat Abu Vulkanik
Paparan abu vulkanik di sejumlah wilayah kerap membuat tenggorokan terasa gatal dan tidak nyaman. Pembaca detikFood banyak mencari solusi untuk mengatasi gangguan ini. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah memilih asupan makanan yang tepat untuk meredakan iritasi.
Beberapa pilihan yang direkomendasikan antara lain sup hangat, minuman herbal, hingga yogurt bertekstur lembut. Konsumsi makanan dengan kandungan air tinggi dan tekstur tidak kasar dinilai ampuh menjaga kenyamanan tenggorokan di tengah kondisi udara yang kurang bersahabat.