Truk Oleng Tabrak Motor di Tuban, Dua Pelajar Selamat Berkat Lompat

Truk bernomor W 9528 UJ yang oleng menabrak sepeda motor dan pohon di Jalan Pantura Panglima Sudirman, Tuban.
Penulis: Rendra
Rabu, 16 September 2026 | 08:01:31 WIB

KILASKINI.COM — Kecelakaan maut terjadi di Jalan Pantura Panglima Sudirman, Kabupaten Tuban, Selasa (15/9/2026) malam. Sebuah truk bernomor W 9528 UJ oleng dan menghantam sepeda motor yang ditumpangi dua remaja sebelum akhirnya menabrak pohon besar di tepi jalan.

Dua pelajar berusia belasan tahun nyaris menjadi korban fatalitas dalam insiden tersebut. Aldho Shafa Okta Aditya Putra (17) dan Dhieasta Ahmad Fahrezy (16), warga Kecamatan Tuban, berhasil menyelamatkan diri dengan melompat dari kendaraan tepat sebelum tabrakan tak terhindarkan terjadi.

Kronologi Truk Masuk Jalur Berlawanan

Peristiwa bermula saat truk yang dikemudikan Sulistiyo Hadi (44), warga Gresik, melaju dari arah barat atau Semarang menuju timur ke Surabaya. Setibanya di Kelurahan Karangsari, Kecamatan Tuban, kendaraan berat tersebut tiba-tiba oleng ke kanan dan masuk ke jalur berlawanan.

Pada waktu bersamaan, sepeda motor Honda Beat S 3809 FK yang dikendarai kedua remaja itu sedang hendak menyeberang dari sisi selatan ke utara. Jarak yang terlalu dekat membuat benturan keras tidak dapat dihindari. Bagian depan truk langsung menghantam bodi motor hingga terseret beberapa meter.

"Saya dari timur mau menyeberang. Saya berhenti di sini, kemudian truk dari sana tiba-tiba membanting setir ke kanan. Motor saya terseret truk dan rusak parah. Saya langsung loncat," ujar Aldho Shafa, pengemudi motor.

Dugaan Sopir Mengantuk Jadi Pemicu Utama

Aparat kepolisian menduga kecelakaan ini dipicu oleh faktor kelelahan pengemudi truk. Sulistiyo Hadi dilaporkan mengantuk sehingga kehilangan kendali atas laju kendaraan di jalur utama Pantura tersebut. Kondisi jalan yang gelap pada malam hari juga memperburuk visibilitas bagi pengguna jalan lain.

Seluruh bagian depan truk ringsek setelah menghantam batang pohon besar di bahu jalan. Kerusakan struktural pada kendaraan membuktikan kekuatan benturan yang sangat signifikan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini meskipun kerugian materiil diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah akibat rusaknya satu unit truk dan satu sepeda motor.

Tingkat Keselamatan di Jalur Pantura Tuban

Jalur Panglima Sudirman merupakan salah satu titik rawan kecelakaan di wilayah pesisir utara Jawa Timur. Volume kendaraan berat yang tinggi sering kali berbaur dengan lalu lintas lokal yang padat, terutama pada jam-jam sibuk malam hari. Insiden serupa pernah terjadi sebelumnya di bypass Juanda dan berbagai titik kritis lainnya.

Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintasi area persimpangan atau penyeberangan di jalur protokol. Pengendara roda dua disarankan tidak memaksakan diri menyeberang jika melihat kendaraan besar mulai oleng atau memasuki jalur lawan. Respons cepat Aldho Shafa dengan melompat dari motor menjadi kunci keselamatan dalam situasi darurat tersebut.

Reporter: Rendra