Ubur-Ubur Surai Singa Sebesar Bus Terekam di Perairan Wales

Ubur-ubur surai singa berukuran sekitar 10-15 meter terekam di perairan Pantai Trefin, Pembrokeshire, Wales.
Penulis: Doni
Kamis, 17 September 2026 | 10:41:01 WIB

KILASKINI.COM — Penyelam sekaligus aktivis konservasi Iestyn Morgan merekam ubur-ubur surai singa (Cyanea capillata) berukuran sekitar 10-15 meter di dekat Pantai Trefin, Pembrokeshire, Wales. Ini menjadi penampakan pertama spesies tersebut yang pernah ia lihat langsung di perairan Wales, wilayah yang selama ini bukan habitat utamanya.

Penyelam berusia 21 tahun itu awalnya sedang berenang di dekat Pantai Trefin, Pembrokeshire, ketika melihat tentakel panjang melayang di air. Iestyn Morgan mengira awalnya itu ubur-ubur kompas (Chrysaora hysoscella), spesies yang biasa ditemukan di perairan Inggris. Namun ia cepat sadar ukurannya jauh di luar normal.

Rekaman yang ia hasilkan memperlihatkan ubur-ubur dengan panjang tubuh yang ia perkirakan mencapai 10-15 meter. Menurut laporan BBC, ini adalah ubur-ubur surai singa pertama yang pernah Morgan lihat di Wales.

Ukuran yang Menyamai Bus dan Gerbong Kereta

Morgan menggambarkan ukuran hewan tersebut dengan perbandingan yang sulit dibantah. "Panjangnya pasti sama dengan bus atau gerbong kereta. Aku tidak percaya betapa besarnya itu," katanya.

Ubur-ubur surai singa memang tercatat sebagai salah satu hewan terpanjang di Bumi. Tubuhnya bisa tumbuh hingga 3 meter, sementara tentakel yang dipakai menangkap mangsa dapat memanjang sampai 30-36,5 meter atau lebih. Nama "surai singa" dipilih karena tentakelnya tampak indah sekaligus bisa menyengat, seperti singa yang elok tapi berbahaya.

Mengapa Tentakelnya Berisiko Tanpa Disadari

Ahli biologi kelautan University of Southampton, Dr. Cathy Lucas, menyebut rekaman Morgan menunjukkan betapa luar biasanya panjang hewan itu. Tentakelnya sangat panjang dan halus, sehingga mata manusia kerap tidak menyadarinya.

"Tentakelnya sangat panjang dan halus, sehingga mungkin tidak mudah terlihat mata," kata Lucas.

Karena tidak terlihat jelas, sengatan bisa terjadi tanpa disadari. Rasa sakitnya bahkan tetap terasa meski tentakel sudah putus dari tubuh ubur-ubur. Meski begitu, Lucas menegaskan spesies ini tidak berbahaya atau mematikan bagi manusia.

"Jangan menyentuh mereka dan jika ada sedikit tentakel yang mengenai kulit Anda, singkirkan dengan tongkat dan cuci dengan air hangat untuk menetralkan," ujarnya.

Habitat Utama di Skotlandia, Wales Jadi Singgahan Musiman

Ubur-ubur surai singa umumnya lebih sering ditemukan di perairan dingin sekitar lepas pantai Skotlandia. Lucas menyebut hewan ini kadang bergerak menuju pantai Wales pada akhir musim panas atau musim gugur, tetapi habitat utamanya tetap Skotlandia.

Bagi Morgan, kemunculan spesies ini justru menambah daftar temuan menarik selama ia mendokumentasikan perairan Wales. Beberapa minggu sebelumnya, ia memasang kamera dan merekam ikan Triggerfish, spesies asli Mediterania.

"Saya tidak mengamati lebih banyak pada musim panas untuk membandingkannya, tetapi beberapa minggu yang lalu saya memasang kamera dan melihat ikan Triggerfish, yang merupakan spesies asli Mediterania," ujar Morgan.

Merekam Tanpa Mengganggu Biota Laut

Morgan menyebut aktivitas pembuatan kontennya bertujuan membuat lingkungan perairan lebih mudah diakses masyarakat. Ia memastikan cara kerjanya tidak melukai hewan laut.

"Saya tidak ingin memburu hewan atau semacamnya. Saya hanya masuk ke air, merekam, dan berenang," katanya.

Penampakan ubur-ubur surai singa di Wales menambah catatan pergerakan spesies air dingin maupun air hangat ke wilayah yang bukan habitat aslinya. Bagi penyelam dan wisatawan pantai, kehadiran hewan ini tetap perlu direspons dengan hati-hati: nikmati dari jarak aman, jangan sentuh tentakelnya.

Reporter: Doni