Laba Usaha Pelindo Regional 1 Belawan Melonjak 94,51 Persen Jadi Rp137,89 Miliar
KILASKINI.COM — PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1 Belawan membukukan laba usaha Rp137,89 miliar hingga September 2026, naik 94,51 persen dibanding periode sama tahun lalu yang sebesar Rp70,89 miliar. Lonjakan ini ditopang pertumbuhan pendapatan properti dan pelayanan usaha di pelabuhan yang menjadi simpul logistik utama Sumatera Utara.
Pendorong utamanya datang dari dua lini pendapatan. Pendapatan pengusahaan properti tumbuh 97,60 persen, sementara pendapatan pelayanan rupa-rupa usaha naik 25,87 persen.
Dua Sektor Jadi Motor Pertumbuhan
Kenaikan pendapatan properti hampir dua kali lipat menunjukkan pemanfaatan aset lahan dan bangunan di kawasan pelabuhan kian optimal. Adapun layanan rupa-rupa usaha — yang mencakup jasa penunjang operasional kepelabuhanan — menambah pundi-pundi pendapatan perusahaan.
Executive General Manager Pelindo Regional 1 Belawan, Yusrizal, menyebut capaian ini buah kerja seluruh insan perusahaan.
"Alhamdulillah, laba usaha hingga September 2026 cukup signifikan dibanding tahun 2025. Capaian positif ini merupakan bagian dari upaya bersama seluruh insan perusahaan dalam menjaga kinerja dan kualitas pelayanan," ujar Yusrizal.
Ia berharap tren pertumbuhan bisa dipertahankan lewat peningkatan layanan dan pengelolaan yang lebih efektif.
Kepercayaan Pengguna Jasa Jadi Kunci
Menurut Yusrizal, pencapaian tersebut juga ditopang koordinasi antarlini perusahaan serta hubungan baik dengan para pemangku kepentingan di lingkungan Pelabuhan Belawan. Kepercayaan pengguna jasa menjadi motivasi perusahaan menjaga kualitas dan keandalan pelayanan.
Pelabuhan Belawan berperan penting dalam konektivitas dan kelancaran arus barang serta perdagangan di Sumatera Utara. Posisinya sebagai simpul logistik utama membuat kinerja pelabuhan ini berkaitan langsung dengan aktivitas ekspor-impor dan distribusi barang di wilayah tersebut.
Fokus ke Depan: Layanan, Bukan Sekadar Angka
Pelindo Regional 1 Belawan akan terus mendorong optimalisasi pelayanan dan pengelolaan operasional guna menjaga pertumbuhan perusahaan sekaligus memenuhi kebutuhan pengguna jasa.
"Fokus kami tidak hanya pada pencapaian kinerja keuangan, tetapi juga bagaimana pelayanan jasa kepelabuhanan dapat terus berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi pengguna jasa," tambah Yusrizal.
Laba usaha Rp137,89 miliar hingga September 2026 menjadi modal perusahaan mempertahankan kinerja positif dan memperkuat kontribusinya terhadap sektor logistik Sumatera Utara.
Bagi pelaku usaha di wilayah ini, kinerja Pelindo Regional 1 Belawan menjadi indikator tidak langsung geliat perdagangan dan logistik yang melintasi pelabuhan terbesar di provinsi itu.