Cara Memilih Sepatu Anak yang Nyaman dan Sesuai Aktivitasnya
KILASKINI.COM — Sepatu yang terlalu besar dengan harapan bisa dipakai lebih lama justru bikin anak tidak nyaman saat berjalan dan berlari. Panduan berikut membahas cara memilih sepatu anak usia prasekolah hingga menjelang remaja, mulai dari membedakan sepatu olahraga dan kasual sampai kapan waktunya mengganti.
Anak yang sering mengeluh sepatunya sempit bisa jadi tanda ukuran alas kaki sudah tidak sesuai lagi. Memilih sepatu anak bukan soal mengikuti model yang sedang populer, tapi menyesuaikan fungsi, ukuran, dan kenyamanan dengan aktivitas hariannya.
Kenapa Sepatu Anak Perlu Dibedakan Berdasarkan Aktivitas
Pilihan sepatu anak mencakup model untuk olahraga maupun kegiatan kasual, dan masing-masing punya peruntukan berbeda. Sepatu lari, sepatu sepak bola, serta alas kaki untuk pemakaian sehari-hari tidak bisa disamakan begitu saja.
Marketing Manager Footwear PT Multitrend Indo Tbk, Ayu Kriessanty, melihat orangtua kini makin sadar soal pembedaan ini. "Orangtua kini cenderung membedakan sepatu berdasarkan aktivitas anak. Mereka dapat meminta rekomendasi tim toko untuk menemukan kategori yang sesuai," kata Ayu saat pembukaan toko adidas Kids di Jakarta, Jumat, 16 Oktober 2026.
Kategori performance mencakup sepatu lari dan sepak bola untuk menunjang olahraga anak. Sementara kategori lifestyle menawarkan model kasual seperti Samba Mary Jane untuk melengkapi gaya sehari-hari.
Libatkan Anak Saat Memilih Desain
Anak bisa menyampaikan karakter atau desain yang mereka sukai sebelum orangtua menentukan pilihan. Keterlibatan ini memberi mereka kesempatan mengenali preferensi gaya sendiri sejak dini.
Koleksi sepatu dengan karakter populer jadi salah satu opsi, misalnya kolaborasi adidas Kids dengan Pokémon, Disney, dan Care Bears. Desainnya memadukan identitas olahraga dengan tokoh dari film, animasi, maupun budaya populer favorit anak.
Orangtua tetap perlu memastikan desain menarik itu sejalan dengan fungsi dan kenyamanan. Ajak anak mencoba langsung di toko untuk memastikan ukuran dan kenyamanannya.
Jangan Beli Ukuran Lebih Besar demi Alasan Hemat
Ayu menyarankan orangtua tidak memilih sepatu yang terlalu besar maupun terlalu kecil. Membeli ukuran lebih besar dengan harapan sepatu bisa dipakai lebih lama bukan pilihan tepat jika ukurannya tidak sesuai kaki anak saat ini.
Perhatikan respons anak ketika mencoba alas kaki. Keluhan bahwa sepatu terasa sempit atau tidak nyaman perlu jadi pertimbangan untuk mengevaluasi ukuran.
Sepatu yang tidak sesuai bisa mengganggu kenyamanan anak saat berjalan, berlari, atau mengikuti kegiatan sehari-hari. Ukuran yang tepat dan kenyamanan tetap jadi pertimbangan utama, termasuk saat orangtua ingin mencari sepatu bergaya serupa untuk dikenakan bersama anak.
Kapan Waktu yang Tepat Mengganti Sepatu Anak
Tidak ada batas waktu pasti untuk mengganti sepatu anak karena masa pakainya bergantung pada intensitas penggunaan sehari-hari. Ayu menyarankan orangtua memantau kondisi sepatu dan mempertimbangkan keluhan anak ketika menentukan waktu penggantian.
Pemeriksaan berkala membantu orangtua mengetahui apakah sepatu masih sesuai dengan kebutuhan aktivitas dan ukuran kaki anak. Ragam ukuran yang tersedia di toko adidas Kids menjangkau anak usia prasekolah hingga menjelang remaja.
Personalisasi Pakaian sebagai Pelengkap Gaya
Selain alas kaki, personalisasi pakaian memberi ruang bagi anak mengekspresikan diri melalui desain sesuai minat mereka. Layanan "Made for You" memungkinkan pelanggan menambahkan nama, inisial, nomor, atau gambar pada produk apparel.
Pilihannya meliputi Alphabet dan Numeric Stickers, gambar dalam beragam ukuran, serta Player Nameset berupa nama dan nomor pemain. "Melalui Made for You, adidas Kids memberikan ruang bagi anak-anak untuk bereksplorasi dan menciptakan pakaian yang lebih sesuai dengan kepribadian dan gaya mereka," kata Ayu. Layanan ini saat ini hanya tersedia untuk produk apparel.
Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli
Selalu coba sepatu langsung di kaki anak, bukan sekadar menebak dari ukuran usia. Perhatikan cara anak berjalan setelah memakainya dan tanyakan apakah ada bagian yang terasa menekan.
Jika anak terus mengeluh sakit atau lecet meski ukuran sudah disesuaikan, pertimbangkan konsultasi ke dokter anak untuk memeriksa kondisi kaki. Pemantauan rutin pada sepatu yang sudah lama dipakai juga membantu mencegah ketidaknyamanan saat aktivitas.
Memilih sepatu anak pada akhirnya soal menyeimbangkan fungsi, ukuran yang pas, dan selera si kecil. Libatkan anak dalam memilih desain, tapi tetap pegang kendali soal kenyamanan dan kesesuaian ukuran.