Pencarian

Saparua Bandung, Wisata Jajanan Malam di Jalan Ambon yang Ramai hingga Larut

Rabu, 23 September 2026 • 11:20:31 WIB
Saparua Bandung, Wisata Jajanan Malam di Jalan Ambon yang Ramai hingga Larut
Pengunjung memilih jajanan di deretan lapak kawasan Saparua, Jalan Ambon, Kota Bandung.

KILASKINI.COM — Kawasan Saparua di Jalan Ambon, Kota Bandung, menjelma jadi pusat jajanan malam yang ramai dikunjungi sejak sekitar 2013. Deretan lapak seblak, batagor, cilok, sate taichan, hingga mie kocok berjajar di sepanjang jalan, ditemani lampu lapak yang menerangi suasana. Kawasan ini jadi alternatif menghabiskan malam di Bandung tanpa harus ke pusat perbelanjaan atau kafe.

Taman Saparua selama ini dikenal sebagai ruang publik Kota Bandung untuk berolahraga dan berkegiatan. Namun kawasan di sekitarnya tumbuh menjadi tempat berburu makanan, terutama saat malam tiba. Aktivitas kuliner malam di sekitar Saparua mulai berkembang sekitar 2013 dan masih bertahan sebagai tujuan masyarakat hingga kini.

Daya Tarik Utama: Keramaian yang Hidup hingga Larut

Lampu-lampu lapak menerangi jalan, sementara suara penjual dan pengunjung bercampur di tengah keramaian. Semakin malam, kawasan ini justru semakin ramai. Pengunjung datang bersama teman, keluarga, maupun kelompok kecil.

Sebagian sibuk memilih makanan, sementara yang lain membawa jajanan sambil mencari tempat duduk untuk berbincang. Ruang yang tidak terlalu luas membuat pergerakan terasa padat, tetapi dari keramaian itulah suasana khas Saparua terbentuk.

Aktivitas yang Bisa Dilakukan

  • Berjalan menyusuri deretan lapak sambil melihat-lihat dagangan
  • Memilih jajanan langsung di tempat, tanpa harus memesan dari menu sejak awal
  • Menikmati makanan sambil berjalan atau berhenti sejenak di antara lapak
  • Membeli barang kecil seperti gelang DIY yang dijual di antara lapak makanan
  • Duduk dan berbincang bersama teman atau keluarga usai membeli jajanan

Pilihan Jajanan di Sepanjang Kawasan

Lapak-lapak makanan berjajar menawarkan berbagai pilihan jajanan. Seblak, batagor, cilok, sate taichan, mie kocok, hingga aneka minuman bisa ditemukan di sepanjang kawasan. Ada pula dimsum goreng dan lumpia beef yang bisa dinikmati sambil berjalan.

Banyaknya pilihan membuat kegiatan mencari jajanan tidak harus dimulai dengan tujuan tertentu. Pengunjung bebas menentukan pilihan setelah melihat langsung dagangan yang tersedia.

Cara Menuju Lokasi

Kawasan kuliner Saparua berada di Jalan Ambon, Kota Bandung, tepat di sekitar Taman Saparua. Pengunjung yang datang dengan kendaraan pribadi perlu bersiap karena area parkir cukup padat, terutama saat malam semakin ramai. Motor terlihat memenuhi ruang parkir yang tersedia.

Beberapa pengunjung bahkan harus berkeliling terlebih dahulu sebelum menemukan tempat untuk memarkirkan kendaraan. Informasi rute transportasi umum terdekat dapat dikonfirmasi via dinas pariwisata setempat.

Suasana Pedagang dan Pengunjung

Keramaian bukan hanya terlihat dari sisi pengunjung. Para pedagang juga merasakan suasana yang sama hampir setiap malam. Iis, salah seorang pedagang ayam di kawasan Saparua, mengatakan lapaknya makin laris seiring makin malam.

"Hampir setiap malam tempat jualan saya teh selalu ramai sama pembeli, apalagi waktu libur mah pembelinya suka sampai penuh," ujar Iis.

Tips Berkunjung

Datanglah saat malam semakin larut jika ingin merasakan suasana paling ramai, karena kawasan ini justru tidak sepi meski malam bertambah. Siapkan waktu ekstra untuk mencari parkir, terutama pada akhir pekan atau masa libur.

Kenakan alas kaki yang nyaman karena pengunjung akan banyak berjalan di antara lapak. Bawa uang tunai secukupnya untuk berjaga-jaga, dan jaga etika saat berbelanja di lapak yang sempit.

Durasi ideal untuk menikmati Saparua sekitar satu hingga dua jam, cukup untuk berjalan menyusuri lapak, memilih jajanan, dan menghabiskan waktu sebelum pulang. Pengalaman di sini bukan sekadar makan di restoran, melainkan perjalanan kecil menyusuri keramaian malam Bandung.

Sumber: travel.detik.com

Follow kilaskini.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks