Pencarian

Rekening Gratis Saldo Rp50 Ribu, Anggaran Rp3,8 T Belum Dibahas

Jumat, 25 September 2026 • 05:21:02 WIB
Rekening Gratis Saldo Rp50 Ribu, Anggaran Rp3,8 T Belum Dibahas
Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyatakan desain program rekening gratis dengan saldo awal Rp50 ribu masih dalam tahap penggodokan.

KILASKINI.COM — Pemerintah belum membahas rincian anggaran untuk program pembagian rekening gratis dengan saldo awal Rp50 ribu bagi masyarakat usia 17 tahun, meski total kebutuhan dana disebut mencapai Rp3,8 triliun dari APBN. Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyatakan desain program, termasuk siapa yang menjadi target penerima, masih dalam tahap penggodokan. Warga yang belum memiliki rekening bank diimbau menunggu pengumuman resmi mengenai kriteria dan mekanisme pendaftaran.

"Rekeningnya sendiri masih kita desain, maksudnya bagaimana. Ya jadi kita desain," kata Suahasil di Kantor Pusat Bank Indonesia, Jakarta, Kamis (24/9/2026).

Suahasil menegaskan tujuan program ini untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan jasa keuangan. Meski begitu, ia belum memerinci kapan program akan mulai berjalan atau berapa anggaran yang disiapkan.

"Jadi tujuan yang baik itu kita desain seperti apa seharusnya membukakan rekening bagi masyarakat kita," tuturnya.

Anggaran Rp3,8 Triliun dari APBN

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto sebelumnya menyatakan dana pembuatan rekening untuk penduduk usia 17 tahun senilai Rp3,8 triliun berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"Iya. Masih (APBN)," ujar Airlangga saat ditemui di JCC Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (24/9/2026).

Airlangga menyebut ada sekitar 74 juta warga yang belum mempunyai rekening. Namun, data tersebut akan disaring kembali sebelum penetapan penerima.

"Umur 17 tadi kita sudah menghitung sekitar 74 juta, tapi data nanti kita cleansing lagi dan tadi kita butuh dana tertentu, tapi lagi siapkan juga ada program lain selain itu," ujar Airlangga.

Siapa yang Berhak dan Bagaimana Prosesnya

Hingga kini belum ada kriteria resmi yang dipublikasikan mengenai siapa saja yang berhak menerima rekening gratis ini. Pemerintah masih menyaring data 74 juta warga tanpa rekening dan belum menetapkan batas pendapatan, status keluarga, atau wilayah prioritas.

Airlangga menyatakan pemerintah juga menyiapkan program aktivasi agar rekening yang diberikan tidak menjadi dana mengendap. Usulan mengenai anggaran dan program aktivasi tersebut masih dalam tahap pembicaraan dengan Presiden Prabowo Subianto.

"Nah ini yang kami sedang bahas dengan Bapak Presiden dan tentu kita ingin membuat juga program apa yang kita bisa lakukan agar rekening ini menjadi rekening aktif," kata Airlangga.

Jadwal dan Mekanisme Pendaftaran

Pemerintah menargetkan pelaksanaan program ini mulai tahun depan. Namun, belum ada jadwal resmi pencairan, bank penyalur, atau mekanisme pendaftaran yang diumumkan.

Masyarakat yang ingin mengetahui informasi terbaru dapat memantau kanal resmi Kementerian Keuangan dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. Jangan mempercayai pihak yang menjanjikan pendaftaran rekening gratis dengan imbalan uang atau data pribadi.

Yang Perlu Diwaspadai

Program pembagian rekening gratis ini masih dalam tahap desain. Belum ada formulir pendaftaran, situs web khusus, atau aplikasi resmi untuk mendaftar. Warga diimbau tidak memberikan data pribadi seperti NIK, nomor kartu keluarga, atau nomor rekening kepada pihak yang mengaku sebagai petugas program ini.

Informasi resmi mengenai kriteria penerima, jadwal, dan cara pendaftaran akan disampaikan melalui kanal pemerintah. Sampai pengumuman itu keluar, masyarakat sebaiknya tidak mempercayai tawaran dari calo atau perantara yang meminta biaya administrasi.

Sumber: cnbcindonesia.com

Follow kilaskini.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks