Pencarian

Pertamina Bawa 7 UMK Mitra Binaan Tembus Pasar Tiongkok di CAEXPO 2026

Senin, 28 September 2026 • 08:20:31 WIB
Pertamina Bawa 7 UMK Mitra Binaan Tembus Pasar Tiongkok di CAEXPO 2026
Pertamina memfasilitasi tujuh UMK mitra binaan mengikuti CAEXPO 2026 di Nanning, Tiongkok.

KILASKINI.COM — PT Pertamina (Persero) memfasilitasi tujuh Usaha Mikro dan Kecil (UMK) mitra binaannya untuk menjangkau pasar internasional dalam The 23rd China-ASEAN Expo (CAEXPO) 2026 di Nanning, Guangxi, Tiongkok, pada 17–21 September 2026. Langkah ini menjadi bagian dari upaya Pertamina mendorong produk lokal naik kelas sekaligus mempertemukan pelaku UMK dengan calon pembeli dari Tiongkok dan negara-negara ASEAN. Bagi pelaku usaha kecil, kesempatan ini membuka peluang kontrak jangka panjang yang selama ini sulit dijangkau.

Tujuh Produk UMK yang Dibawa ke Nanning

Pertamina membawa tujuh produk mitra binaan yang mewakili beragam sektor usaha, dari kuliner hingga kerajinan. Produk-produk tersebut antara lain keripik tempe Kritebar produksi H&G Makmur, kitchenware dan tableware berbahan kayu jati bersertifikat SVLK dari Jati Alasku, serta permainan edukatif Puzzle IQ Jogja.

Selain itu, ada kerajinan rotan Rindik ArtShop, sapu rayung Sakoda Broom, kerajinan berbahan kerang IndsCraft, dan produk olahan kelapa serta minuman jahe dari PT Agriutama Mandiri Indonesia Jaya. Ketujuh produk ini dipamerkan di Nanning International Convention and Exhibition Center selama lima hari.

Mengapa CAEXPO Jadi Momentum Penting

Konsul Jenderal Republik Indonesia di Guangzhou, Arianto Surojo, menilai CAEXPO sebagai pintu masuk strategis bagi produk Indonesia ke pasar Tiongkok dan ASEAN. Menurutnya, ajang ini bukan sekadar pameran, melainkan ruang untuk membangun hubungan bisnis berkelanjutan.

"CAEXPO merupakan kesempatan yang sangat baik untuk memperkenalkan produk unggulan Indonesia kepada pasar Tiongkok dan negara-negara ASEAN. Kesempatan ini perlu dimanfaatkan untuk menjaring calon pembeli, menginisiasi hubungan bisnis, serta membangun kontrak kerja sama jangka panjang sehingga hasilnya tidak berhenti pada transaksi satu kali," ujar Arianto.

Arianto menambahkan, produk UMK Indonesia punya keunikan, kreativitas, dan nilai tambah yang berpotensi bersaing di pasar global. Namun ia mengingatkan pelaku usaha perlu menjaga konsistensi kualitas, kapasitas produksi, dan pemahaman terhadap kebutuhan pasar tujuan.

Komitmen Pertamina Dorong UMK Naik Kelas

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, menyatakan fasilitasi UMK mitra binaan dalam pameran internasional adalah bagian dari komitmen perusahaan mendampingi usaha kecil agar naik kelas. Pertamina tidak hanya membawa produk ke pameran, tetapi juga membekali pelaku usaha dengan peningkatan kapasitas dan penguatan kualitas produk.

"Pertamina terus mendorong UMK mitra binaan melalui peningkatan kapasitas usaha, penguatan kualitas produk, dan perluasan akses pasar. Kami berharap keikutsertaan dalam CAEXPO 2026 dapat memperluas jejaring bisnis serta membuka peluang kerja sama berkelanjutan," ujar Baron.

Dampak ke Pelaku Usaha dan Target ke Depan

Bagi ketujuh UMK yang ikut serta, CAEXPO 2026 menjadi kesempatan langka untuk bertemu langsung dengan pembeli potensial dari berbagai negara. Selama ini, pelaku usaha kecil umumnya hanya mengandalkan pasar domestik dan sulit menembus jaringan distribusi lintas negara.

Program pembinaan dan perluasan akses pasar ini mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs), khususnya SDG 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi serta SDG 9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur. Inisiatif tersebut juga selaras dengan Asta Cita dalam memperkuat kewirausahaan, menciptakan lapangan kerja berkualitas, dan mengembangkan industri kreatif nasional.

Melalui CAEXPO 2026, Pertamina berharap produk lokal Indonesia semakin dikenal, kompetitif, dan mampu menjangkau pasar global. Keikutsertaan tujuh UMK ini menjadi ujian awal apakah produk mitra binaan Pertamina bisa bersaing di pasar ekspor yang menuntut standar kualitas dan kapasitas produksi lebih tinggi.

Sumber: dunia-energi.com

Follow kilaskini.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks