Damkar Yonif TP 895/Kujur Cakti Padamkan Karhutla di Gelumbang Muara Enim, Cegah Api Meluas ke Pemukiman

Personel Damkar Yonif TP 895/Kujur Cakti memadamkan kebakaran hutan dan lahan di Kecamatan Gelumbang, Muara Enim, untuk mencegah api meluas ke pemukiman warga.
Penulis: Doni
Sabtu, 22 Agustus 2026 | 20:23:31 WIB

MUARA ENIM — Personel Damkar Yonif TP 895/Kujur Cakti langsung diterjunkan ke lokasi kebakaran di Kecamatan Gelumbang setelah menerima laporan warga. Api yang membakar lahan dikhawatirkan meluas hingga ke permukiman dan kebun milik masyarakat setempat.

Komandan Yonif TP 895/Kujur Cakti, Letkol Inf Mas Agung Abdi Negoro, S.E., M.M., menegaskan bahwa pengerahan personel ini merupakan instruksi langsung dari pimpinan TNI AD. Seluruh satuan Yonif TP yang wilayahnya terdampak Karhutla diminta segera bergerak membantu pemadaman.

Instruksi Pimpinan: Satuan Terdampak Wajib Bergerak Cepat

"Sesuai petunjuk dari Pimpinan, untuk seluruh Satuan Yonif TP yang wilayahnya terdampak kebakaran hutan dan lahan harus segera mengambil aksi dalam membantu pemadaman serta tetap berkoordinasi dengan aparat setempat, baik BNPB Daerah, Pemda, TNI-Polri serta instansi terkait lainnya," tegas Danyonif.

Tim yang diterjunkan tidak bekerja sendiri. Mereka bergabung dengan tim gabungan dari Damkar Kecamatan Gelumbang dan warga sekitar untuk melakukan pemadaman serta pendinginan di titik api. Langkah ini dilakukan agar bara tidak menyala kembali setelah api padam.

Api Berhasil Dikendalikan, Personel Masih Berjaga di Lokasi

Hingga berita ini diturunkan, api berhasil dikendalikan dan situasi di lokasi kejadian berangsur kondusif. Personel Yonif TP 895/Kujur Cakti masih melaksanakan pemantauan untuk memastikan tidak ada lagi bara api yang tersisa.

Kejadian ini menjadi pengingat akan bahaya membuka lahan dengan cara membakar, terutama di tengah musim kemarau. Yonif TP 895/Kujur Cakti mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan praktik tersebut dan bersama-sama menjaga lingkungan agar terhindar dari bencana Karhutla.

Reporter: Doni