IHSG Hari Ini Diproyeksi Menguat ke 6.570-6.600, Dua Analis Beda Arah

IHSG dibuka pada perdagangan hari ini, Selasa (25/8), setelah ditutup melemah ke level 6.501 pada perdagangan sebelumnya.
Penulis: Wahyu
Rabu, 26 Agustus 2026 | 08:20:01 WIB

KILASKINI.COM — Pergerakan indeks saham pada hari ini diprediksi berada dalam tekanan dua arah. Analis Teknikal MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, melihat masih ada ruang penguatan setelah indeks ditutup di level 6.501 pada perdagangan Senin (24/8). Namun, ia mengingatkan investor untuk mencermati potensi koreksi jangka pendek ke kisaran 6.429-6.453.

"Kami memperkirakan IHSG berpeluang menguat menuju area 6.570-6.600. Namun, cermati potensi koreksi jangka pendek ke kisaran 6.429-6.453," ujar Herditya dalam riset hariannya.

Herditya memproyeksikan IHSG hari ini bergerak pada rentang support 6.373 dan 6.272, dengan resistance di level 6.599 dan 6.705. Sejumlah saham yang direkomendasikannya antara lain ANTM, PGAS, PTBA, dan TINS.

Analis Lain Justru Waspadai Pelemahan Lanjutan

Berbeda dengan MNC Sekuritas, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova menilai indeks berpotensi melanjutkan koreksi. Pelemahan yang terjadi pada awal pekan ini dinilai sebagai kelanjutan dari kegagalan IHSG ditutup di atas resistance 6.545 pada pekan lalu.

"Jika IHSG mengalami tekanan hingga menembus level 6.453, indeks berpotensi melanjutkan pelemahan untuk menguji support 6.352 yang juga berdekatan dengan support dinamis SMA-20," ujar Ivan.

Ivan memprediksi IHSG bergerak di level support 6.453, 6.352, 6.230, dan 6.080. Adapun level resistance yang dipantaunya berada di 6.666, 6.835, dan 6.916. Saham rekomendasinya mencakup AADI, ADRO, AMRT, BBNI, dan CPIN.

Volume Transaksi Masih Solid di Tengah Pelemahan

Pada perdagangan Senin (24/8), IHSG ditutup melemah 24,02 poin atau minus 0,37 persen ke level 6.501. Data RTI Infokom mencatat nilai transaksi yang terjadi mencapai Rp14,29 triliun dengan total volume saham diperdagangkan sebanyak 35,88 miliar lembar.

Aksi jual masih mendominasi pasar pada penutupan sesi terakhir. Dari seluruh saham yang diperdagangkan, sebanyak 259 saham tercatat menguat, sementara 367 saham lainnya terkoreksi dan 166 saham stagnan.

Perbedaan pandangan kedua analis ini mencerminkan kondisi pasar yang sedang mencari arah. Level 6.453 menjadi titik krusial yang akan menentukan apakah IHSG mampu bertahan di zona hijau atau justru berbalik melemah lebih dalam. Investor disarankan mencermati pergerakan indeks pada sesi pembukaan untuk melihat konfirmasi arah pasar hari ini.

Investasi mengandung risiko.

Reporter: Wahyu