Kementerian UMKM Siapkan Rp115,77 Miliar untuk Pulihkan 38.507 Usaha Mikro Terdampak Bencana di Sumbar

Kementerian UMKM mengalokasikan Rp115,77 miliar untuk rehabilitasi 38.507 usaha mikro terdampak bencana di Sumatera Barat.
Penulis: Farah
Kamis, 03 September 2026 | 21:28:01 WIB

PADANG — Sebanyak 38.507 usaha mikro di Sumatera Barat akan menerima Bantuan Presiden (Banpres) rehabilitasi usaha sebesar Rp3 juta mulai 2026. Kementerian UMKM mengalokasikan Rp115,77 miliar untuk program tersebut, bagian dari skema pemulihan ekonomi pascabencana yang disiapkan pemerintah pusat. Nilai itu hanya satu dari tiga klaster anggaran yang totalnya menembus Rp119,3 miliar.

Bantuan diharapkan menjadi modal awal bagi pelaku usaha yang kehilangan sarana produksi atau mengalami kerusakan akibat bencana. Namun, ketepatan sasaran masih menjadi tantangan utama. "Total alokasi anggaran untuk Provinsi Sumatera Barat pada 2026 sebesar Rp119,3 miliar yang terbagi dalam tiga klaster, yaitu Banpres rehabilitasi usaha mikro, pemberdayaan UMKM, dan Klinik UMKM Bangkit," kata Sekretaris Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM, Rahmadi, saat membuka Sosialisasi Program/Kegiatan Pascabencana Provinsi Sumatera Barat di Padang, Rabu, 2 September 2026.

Rahmadi menegaskan kelompok usaha mikro yang memenuhi persyaratan berhak atas Rp3 juta per orang. "Kalau nanti jumlahnya lebih, data tersebut akan disimpan untuk tahun 2027. Hal ini juga akan memudahkan dinas terkait dalam pendataan pengusaha mikro yang akan menerima Banpres selanjutnya," ujarnya.

Cadangan 25 Persen dan Kunci Validasi Data

Kementerian UMKM meminta pemerintah daerah melakukan pendataan dan validasi terhadap pelaku usaha mikro yang benar-benar terdampak. Usulan calon penerima ditambah 25 persen dari kuota yang tersedia sebagai cadangan bila ada yang gagal verifikasi. Langkah ini ditempuh untuk menekan risiko penyaluran bantuan yang salah sasaran.

Validasi menjadi krusial karena

Reporter: Farah