Kemnaker Buka Investigasi Dugaan Pemotongan Uang Saku Magang Nasional

Kemnaker memastikan investigasi dugaan pemotongan uang saku magang nasional segera dilakukan setelah menerima laporan.
Penulis: Rendra
Jumat, 04 September 2026 | 15:41:31 WIB

Investigasi Segera Setelah Laporan Masuk

Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan Ketenagakerjaan (Barenbang) Kemnaker, Anwar Sanusi, menegaskan langkah cepat diambil begitu pihaknya menerima informasi itu. "Kami tentunya berterima kasih kepada yang menyampaikan informasi terkait dengan pemotongan uang saku yang dilakukan oleh oknum siapa pun. Kami langsung melakukan investigasi terkait dengan informasi tersebut," ujar Anwar kepada detikcom, Jumat (4/9/2026).

Sanksi Tegas untuk Perusahaan Nakal

Anwar memastikan perusahaan yang terbukti bersalah akan langsung dicoret dari daftar mitra penyelenggara. Kemnaker tidak akan memberi ruang bagi pelaku pelanggaran dalam program ini. "Kalau kami temukan adanya bukti kuat, maka kami langsung akan menghentikan sebagai penyelenggara. Bagi peserta akan kita alokasikan ke tempat lain," jelasnya.

Kuota peserta magang dari perusahaan bermasalah bakal dialihkan ke tempat lain yang lebih kredibel. Dengan demikian, hak-hak peserta tetap terlindungi dan program berjalan tanpa diskriminasi.

Komitmen Akuntabilitas Program

Kemnaker berkomitmen penuh menjaga akuntabilitas pelaksanaan program magang nasional. Anwar menegaskan bahwa seleksi penyelenggara dilakukan ketat dan transparan. "Sejak awal kami sudah sampaikan pelaksanaan program ini diselenggarakan secara akuntabel. Pada saat seleksi penyelenggara, kalau kami terima ada aduan maka akan kita tidak berikan kesempatan atau kita keluarkan," tegas Anwar.

Ia menambahkan, Kemnaker terus memperkuat pengawasan demi memastikan tidak ada celah bagi oknum untuk bermain. Program magang nasional dirancang untuk memberi manfaat maksimal bagi peserta. Kemnaker berjanji menindak tegas siapa pun yang menghambat tujuan tersebut.

Reporter: Rendra