BMKG Prediksi 8 Wilayah Indonesia Berpotensi Hujan Lebat pada 8 September
KILASKINI.COM — Memasuki periode Dasarian I hingga III September 2026, BMKG mencatat sebagian besar wilayah Indonesia masih didominasi kondisi kering dengan curah hujan kategori rendah. Meski begitu, potensi pertumbuhan awan hujan dengan kategori sedang hingga tinggi tetap terdeteksi di Sumatra bagian utara, Kalimantan bagian utara, dan Papua bagian utara.
Daftar Wilayah Berpotensi Hujan Lebat
Berdasarkan analisis dinamika atmosfer terkini, BMKG merilis delapan provinsi yang berpotensi mengalami hujan dengan intensitas bervariasi pada hari ini:
1. Aceh (potensi hujan lebat-sangat lebat)
2. Sumatra Utara (potensi hujan lebat-sangat lebat)
3. Kepulauan Bangka Belitung
4. Kalimantan Barat
5. Kalimantan Tengah
6. Kalimantan Utara
7. Sulawesi Barat
8. Papua Barat Daya
Faktor Pemicu Pertumbuhan Awan Hujan
BMKG mengidentifikasi sejumlah fenomena cuaca yang berkontribusi terhadap pembentukan awan hujan. Madden-Julian Oscillation (MJO) diprediksi aktif di pesisir utara Aceh, Maluku bagian timur, Laut Arafuru bagian tengah hingga timur, serta sebagian besar Papua pada periode 4-10 September.
Gelombang Kelvin juga diprakirakan melintasi wilayah lebih luas, membentang dari Sumatra bagian tengah dan selatan, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, hingga Papua. Kombinasi fenomena ini diperkuat oleh pembentukan daerah perlambatan angin (konvergensi) di Sumatera Selatan hingga Jambi, Kalimantan Tengah hingga Kalimantan Barat, dan Papua Pegunungan.
Wilayah Berpotensi Angin Kencang
Selain hujan, BMKG juga memperingatkan potensi angin kencang yang dapat melanda sembilan provinsi. Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, Lampung, dan Nusa Tenggara Timur masuk dalam daftar tersebut, bersama Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Barat, dan Papua Pegunungan.
Labilitas lokal yang kuat turut mendukung proses konvektif skala lokal, terutama di Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, dan Papua Pegunungan. Kondisi ini dapat memicu pengumpulan dan pengangkatan massa udara secara signifikan.
Karakteristik Hujan dan Imbauan BMKG
"Kombinasi dinamika tersebut masih dapat memicu pengumpulan dan pengangkatan massa udara, sehingga hujan secara lokal dengan intensitas bervariasi masih berpeluang terjadi di sebagian Sumatra bagian utara, Kalimantan bagian utara, Sulawesi bagian tengah, dan Papua bagian utara," demikian pernyataan resmi BMKG.
"Meskipun demikian, hujan diprakirakan cenderung bersifat sporadis dan berdurasi relatif singkat di tengah dominasi kondisi kering yang masih berlangsung," lanjut keterangan tersebut.
Masyarakat di wilayah terdampak diimbau mewaspadai potensi genangan akibat hujan intensitas tinggi serta dampak angin kencang seperti pohon tumbang. BMKG akan terus memperbarui informasi cuaca melalui kanal resmi dan aplikasi infoBMKG.