Puskesmas Tampo Jemput Bola Cek Kesehatan Lansia dan Imunisasi Bayi
KILASKINI.COM — UPTD Puskesmas Tampo di Kabupaten Muna kini aktif melakukan jemput bola pelayanan kesehatan keliling. Program ini menyasar lansia untuk cek tekanan darah hingga imunisasi bayi, guna memudahkan akses warga yang sulit datang ke fasilitas kesehatan.
Antusiasme warga Lingkungan 1, Kelurahan Tampo, Kecamatan Napabalano, terlihat jelas saat tim medis mendatangi pemukiman mereka. Kegiatan ini bukan sekadar formalitas, melainkan respons nyata terhadap kebutuhan masyarakat akan layanan kesehatan yang lebih dekat.
Layanan Cek Kesehatan Lengkap untuk Lansia
Fokus utama dalam kegiatan ini adalah pemeriksaan rutin bagi para orang tua atau lansia. Tim perawat UPTD Puskesmas Tampo menyediakan skrining menyeluruh meliputi cek tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, hingga asam urat.
Selain deteksi dini, warga lanjut usia juga mendapatkan konsultasi kesehatan langsung dengan petugas. Obat-obatan dasar diberikan secara gratis sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas kondisi tubuh lansia di wilayah tersebut.
Pemantauan Tumbuh Kembang dan Imunisasi Bayi
Tidak hanya berhenti pada lansia, pelayanan kesehatan keliling ini juga mencakup kelompok usia rentan lainnya, yaitu bayi dan balita. Petugas melakukan penimbangan berat badan serta pengukuran tinggi badan untuk memantau status gizi anak.
Aspek krusial lainnya adalah pemberian imunisasi dasar lengkap sesuai jadwal nasional. Hal ini bertujuan memastikan perlindungan optimal bagi bayi terhadap penyakit-penyakit berbahaya sejak dini, sekaligus melengkapi data tumbuh kembang mereka.
Strategi Jemput Bola Tingkatkan Cakupan SPM
Rady Arland, salah satu perawat UPTD Puskesmas Tampo, menjelaskan bahwa pendekatan jemput bola dipilih karena banyak lansia mengalami kesulitan mobilitas untuk datang ke puskesmas. "Kami ingin pelayanan itu yang mendatangi masyarakat," ujarnya usai pelaksanaan kegiatan.
Kegiatan ini merupakan implementasi dari program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) yang digalakkan pemerintah daerah. Tujuannya jelas: meningkatkan cakupan Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan di seluruh wilayah kerja Puskesmas Tampo.
Harapan Warga untuk Keberlanjutan Program
Warga setempat menyambut positif inisiatif ini karena menghemat waktu dan biaya transportasi mereka. Banyak lansia merasa terbantu karena bisa berkonsultasi tanpa harus menempuh jarak jauh ke pusat layanan kesehatan.
Mereka berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara berkala dan merata di seluruh kecamatan, khususnya Napabalano. Konsistensi program menjadi kunci agar deteksi dini penyakit tidak menular pada lansia tetap terjaga.