Miskah Shafa Cek Jantung saat Hamil Anak Kedua ke Suami Sendiri

Miskah Shafa menjalani pemeriksaan echo jantung selama kehamilan kedua.
Penulis: Doni
Sabtu, 19 September 2026 | 09:00:31 WIB

KILASKINI.COM — Tekanan darah rendah dan sering sesak napas membuat Miskah Shafa harus menjalani pemeriksaan echo jantung di kehamilan keduanya. Dokter kandungannya menyarankan konsultasi ke spesialis jantung, dan ternyata dokter yang memeriksanya adalah sang suami, dr Yislam Jaidi.

Kebetulan, suami Miskah, Yislam Jaidi, memang seorang dokter spesialis jantung dan pembuluh darah.

Keluhan Tekanan Darah Rendah dan Sesak Napas

Miskah membagikan kisahnya lewat unggahan video di akun Instagram pribadinya. Ia mengaku mendapat anjuran dari dokter kandungan untuk melakukan pemeriksaan echo jantung selama masa kehamilan.

Keluhan yang dirasakannya bukan hal sepele. Tekanan darah rendah disertai sesak napas perlu dipastikan tidak berdampak pada kondisi jantung selama kehamilan berjalan.

Pemeriksaan echo jantung bertujuan melihat struktur dan fungsi jantung secara lebih detail. Dari situ, dokter bisa menilai apakah keluhan yang muncul masih dalam batas normal atau butuh penanganan lanjutan.

Diperiksa Langsung oleh Suami di Rumah Sakit

Dalam video tersebut, Miskah menunjukkan perjalanannya dari rumah menuju rumah sakit untuk berkonsultasi ke sang suami. Ia sempat bercanda sebelum pemeriksaan dimulai.

Pemeriksaan berjalan lancar dan hasilnya pun baik. "Alhamdulillah bagus kok (hasilnya)," kata Yislam kepada Miskah.

Miskah mengaku senang bisa diperiksa oleh suaminya sendiri. "Senangnya diperiksa suamiku," ujar Bunda satu anak ini.

Jenis Kelamin Anak Kedua Sudah Diumumkan

Sebelum momen pemeriksaan jantung ini, Miskah sudah mengumumkan jenis kelamin anak keduanya lewat acara gender reveal sederhana. Acara tersebut dihadiri keluarga dan sahabat dekat.

Perayaan itu terasa makin spesial karena berbarengan dengan ulang tahun Miskah, sang suami, dan putri pertama mereka, Aisha, yang tanggalnya berdekatan.

Mertua Miskah, Pak Muh dan Mama Ida, sempat menyampaikan sambutan. Keduanya berdoa agar calon cucu kedua tetap sehat, apa pun jenis kelaminnya. Dalam acara itu terungkap bahwa anak kedua Miskah dan Yislam berjenis kelamin laki-laki.

"Seorang bayi laki-laki sedang dalam perjalanan, dan hati kami tak bisa lebih bahagia lagi. Aisha akan memiliki adik laki-laki," tulis Miskah dalam caption unggahannya.

Kapan Ibu Hamil Perlu Cek Jantung?

Keluhan yang dialami Miskah bukan kasus langka. Banyak ibu hamil merasakan sesak napas dan tekanan darah rendah, terutama saat usia kehamilan bertambah.

Perubahan hormon dan peningkatan volume darah membuat kerja jantung lebih berat selama hamil. Karena itu, keluhan seperti berdebar, mudah lelah, atau sesak saat beraktivitas ringan sebaiknya disampaikan ke dokter kandungan.

Dokter biasanya akan menilai apakah keluhan masih wajar atau perlu dirujuk ke spesialis jantung. Pemeriksaan lanjutan seperti echo jantung dilakukan jika ada riwayat penyakit jantung, tekanan darah tidak stabil, atau keluhan yang memberat.

Yang Perlu Ibu Hamil Perhatikan

Jangan menunda konsultasi kalau sesak napas muncul saat istirahat, disertai nyeri dada, atau membuat aktivitas sehari-hari terganggu. Catat juga keluhan yang dirasakan beserta waktu munculnya agar dokter lebih mudah menilai.

Pemeriksaan rutin kehamilan tetap jadi kunci. Dari situ dokter bisa memantau tekanan darah, denyut jantung, dan kondisi janin sekaligus.

Pengalaman Miskah menunjukkan bahwa memeriksakan keluhan sejak awal bukan hal berlebihan. Justru dengan begitu, ibu hamil bisa menjalani sisa kehamilan dengan lebih tenang.

Reporter: Doni