KILASKINI.COM — iPhone 18 Pro Max resmi dirilis 18 September dengan harga mulai 1.299 dolar AS (sekitar Rp 21,4 juta), sama persis dengan Galaxy S26 Ultra yang lebih dulu meluncur 11 Maret. Keduanya kompak memakai chipset terbaru, layar 6,9 inci 120Hz, dan pengisian kabel 60W, tapi hasil pengujian tujuh sektor menunjukkan pemenang yang cukup jelas. Berikut rincian pertarungan dua flagship paling diperhitungkan tahun ini.
Apple dan Samsung sama-sama menaikkan taruhan di generasi flagship 2026. iPhone 18 Pro Max hadir dengan chip A20 Pro dan sistem kamera aperture variabel mekanis, sementara Galaxy S26 Ultra mengandalkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy plus sensor utama 200MP. Keduanya dijual mulai 1.299 dolar AS (sekitar Rp 21,4 juta) untuk varian penyimpanan dasar 256GB.
Spesifikasi Utama Kedua Flagship
- Layar: iPhone 18 Pro Max memakai panel Super Retina XDR 6,9 inci (2.868 x 1.320), Galaxy S26 Ultra pakai Dynamic AMOLED 2X 6,9 inci (3.120 x 1.440). Keduanya adaptif 1-120Hz.
- Chipset: A20 Pro (Apple) vs Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy (Qualcomm).
- RAM & Storage: iPhone 12GB RAM dengan opsi 256GB, 512GB, 1TB, 2TB. Galaxy 12GB/16GB RAM dengan opsi 256GB, 512GB, 1TB.
- Kamera belakang: iPhone 48MP main (aperture variabel f/1.48-f/4.0) + 48MP ultrawide + 48MP telefoto 4x. Galaxy 200MP main + 50MP ultrawide + 10MP telefoto 3x + 50MP periskop 5x.
- Kamera depan: 18MP Center Stage (iPhone) vs 12MP (Galaxy).
- Baterai: 5.391 mAh (iPhone) vs 5.000 mAh (Galaxy), keduanya pengisian kabel 60W.
- Bobot: 249 gram (iPhone) vs 214 gram (Galaxy).
- Ketahanan: IP68 di keduanya.
Harga dan Ketersediaan
Kenaikan harga 100 dolar AS membuat iPhone 18 Pro Max kini sejajar dengan Galaxy S26 Ultra di angka 1.299 dolar AS (sekitar Rp 21,4 juta) untuk varian 256GB. Samsung lebih dulu membuka penjualan pada 11 Maret, sementara Apple menyusul pada 18 September dengan berbagai penawaran perkenalan.
Galaxy S26 Ultra yang sudah beredar lebih lama biasanya bisa didapat dengan diskon operator yang cukup besar. iPhone 18 Pro Max justru mengandalkan paket bundling awal untuk menarik pembeli di minggu-minggu pertama.
Desain: Bobot vs S Pen
iPhone 18 Pro Max tampil dengan bodi aluminium bertepi melengkung yang terasa lebih premium, tapi bobotnya 249 gram menjadikannya iPhone terberat yang pernah dibuat Apple. Galaxy S26 Ultra lebih ringan 35 gram dan tetap menyediakan slot S Pen bawaan, sesuatu yang belum bisa ditandingi Apple.
Samsung memilih desain kotak industrial yang fungsional, sementara Apple mengutamakan finishing halus dan ergonomi. Untuk pengguna yang sering mencatat atau menggambar, S Pen tetap jadi nilai tambah yang sulit diabaikan.
Layar: Kecerahan iPhone, Privasi Samsung
Panel iPhone 18 Pro Max menembus 2.326 nits pada pengujian, jauh di atas Galaxy S26 Ultra yang berada di 1.806 nits. Lapisan anti-reflektif baru membuat layar Apple lebih nyaman dibaca di bawah sinar matahari langsung. Akurasi warna keduanya rapat, dengan Delta-E 0,26 untuk iPhone dan 0,22-0,29 untuk Galaxy tergantung mode Natural atau Vivid.
Samsung membalas lewat fitur Privacy Display yang tertanam langsung di panel OLED. Teknologi ini mencegah orang di sekitar melihat isi layar tanpa perlu pelindung tambahan, solusi praktis untuk pengguna transportasi umum. Apple unggul di kecerahan, Samsung menang di inovasi fungsional.
Kamera: Aperture Variabel Melawan Zoom 5x
Apple membawa Pro Controls yang memungkinkan pengaturan manual shutter speed, white balance, fokus, dan aperture fisik. Aperture mekanis bisa dibuka sampai f/1.48 untuk menangkap cahaya lebih banyak, atau ditutup ke f/4.0 agar seluruh lanskap tajam. Samsung mengandalkan Horizon Lock untuk stabilisasi video dan lensa periskop 5x yang jangkauannya lebih jauh dari telefoto 4x iPhone.
Di kondisi minim cahaya, aperture f/1.48 iPhone menghasilkan gambar lebih tajam, sedangkan Galaxy S26 Ultra cenderung lebih lembut di tepi. Untuk potret di bawah sinar matahari langsung, iPhone menjaga warna kulit lebih natural sementara Galaxy menghasilkan eksposur lebih gelap dan tone lebih dingin.
Pada zoom 40x, pemrosesan gambar Galaxy S26 Ultra justru lebih mudah dibaca, misalnya teks kecil di papan tanda. Namun secara keseluruhan, kombinasi dynamic range, warna, dan kontrol aperture manual membuat iPhone unggul di sektor ini.
Performa: A20 Pro Mendominasi Benchmark
Geekbench 6 mencatat skor single-core 4.741 dan multi-core 12.789 untuk iPhone 18 Pro Max, mengalahkan Galaxy S26 Ultra yang berada di 3.785 dan 11.563. Di 3DMark Solar Bay Unlimited, iPhone mencetak 67,9 fps dengan skor 17.850, sementara Galaxy hanya 49,37 fps dan 12.984.
Menariknya, untuk pemrosesan AI on-device, Galaxy S26 Ultra justru menang jauh. Skor Geekbench AI 1.7 versi TensorFlow Lite QNN mencapai 83.047, di atas iPhone 18 Pro Max yang berada di 71.974. Artinya Snapdragon masih lebih kuat untuk tugas machine learning kompleks, sementara A20 Pro unggul di komputasi dan grafis mentah.
Baterai dan Pengisian Daya
Dalam uji pengurasan baterai, iPhone 18 Pro Max bertahan 18 jam 27 menit, sekitar dua jam lebih lama dari Galaxy S26 Ultra yang rata-rata 16 jam 40 menit. Keduanya mendukung pengisian kabel 60W, tapi iPhone mencapai 80% dalam 30 menit berbanding 77% milik Galaxy.
Selisih dua jam ini terasa signifikan bagi pengguna berat yang sering streaming atau bepergian jauh tanpa akses charger.
Software dan Fitur AI
iPhone 18 Pro Max menjalankan iOS 27 dengan tampilan Liquid Glass, dilengkapi Siri AI yang mampu memahami konteks di layar. Saat menerima pesan berisi jadwal atau alamat, sistem langsung menawarkan aksi relevan. Integrasi dengan CarPlay juga memungkinkan tugas suara bertahap, seperti mencatat sambil mengemudi.
Galaxy S26 Ultra memakai One UI 9 di atas Android 17 dengan Gemini Live dan Galaxy AI. Gemini masih jadi tolok ukur asisten di smartphone, mampu menjalankan otomasi bertahap seperti memesan makanan lewat aplikasi pengiriman. Samsung DeX juga mengubah ponsel jadi workstation desktop saat disambungkan ke monitor eksternal, fitur yang belum ditandingi Apple.
Kesimpulan: Siapa yang Menang
Dari tujuh sektor yang diuji, iPhone 18 Pro Max keluar sebagai pemenang keseluruhan. Keunggulan di performa chip, daya tahan baterai, kualitas kamera low-light, dan aperture mekanis memberi nilai lebih untuk pemakaian harian. Samsung tetap unggul di fitur AI, S Pen, Privacy Display, dan fleksibilitas DeX.
Harga keduanya kini identik di 1.299 dolar AS (sekitar Rp 21,4 juta) untuk varian 256GB, jadi pilihan kembali ke kebutuhan. Pengguna yang mengutamakan performa, kamera, dan ekosistem Apple cocok mengambil iPhone 18 Pro Max. Sementara yang butuh produktivitas multitasking, asisten AI canggih, dan S Pen sebaiknya melirik Galaxy S26 Ultra.