Pencarian

Danantara Ditugaskan Prabowo Bantu Perpanjang Rute LRT Jakarta ke Halim dan JIS

Kamis, 17 September 2026 • 08:21:01 WIB
Danantara Ditugaskan Prabowo Bantu Perpanjang Rute LRT Jakarta ke Halim dan JIS
Presiden Prabowo Subianto menghadiri peresmian perpanjangan rute LRT Jakarta Kelapa Gading–Manggarai di Stasiun LRT Manggarai.

KILASKINI.COM — Presiden Prabowo Subianto menugaskan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara untuk membantu pengembangan rute LRT Jakarta ke Halim dan Jakarta International Stadium (JIS). Penugasan diberikan setelah Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta dukungan pemerintah pusat dalam memperluas jaringan transportasi ibu kota. Langkah ini menyusul peresmian perpanjangan rute LRT Kelapa Gading–Manggarai yang dilakukan Prabowo, Rabu (16/9/2026).

Peresmian perpanjangan rute LRT Jakarta dari Kelapa Gading, Jakarta Utara, ke Manggarai, Jakarta Selatan, menjadi titik awal perluasan jaringan yang lebih ambisius. Dalam acara di Stasiun LRT Manggarai, Rabu (16/9/2026), Presiden Prabowo Subianto menyetujui permintaan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung agar BPI Danantara turut mendanai dan mengawal pembangunan rute lanjutan.

Pramono menyampaikan bahwa LRT Jakarta akan diteruskan hingga kawasan Halim dan Stadion Jakarta International Stadium (JIS). Khusus di Halim, jalur LRT direncanakan tersambung dengan Kereta Cepat Whoosh.

Rute Baru yang Dikejar Pemprov DKI

Ada dua jalur utama yang menjadi target perluasan. Pertama, perpanjangan dari Kelapa Gading menuju JIS. Kedua, sambungan dari Velodrome ke Halim untuk terhubung dengan kereta cepat.

"Yang juga menggembirakan adalah kami akan melanjutkan LRT ini dari Kelapa Gading sampai dengan JIS, kemudian dari Velodrome sampai dengan Halim, kereta cepat Bapak Presiden," ujar Pramono dalam sambutannya.

Menurut Pramono, pembangunan dua jalur itu akan lebih cepat terealisasi bila pemerintah pusat menugaskan Danantara untuk ikut membantu. Permintaan itu disampaikan langsung di hadapan Prabowo.

"Akan lebih menggembirakan kalau kemudian bapak tugaskan Danantara juga ikut membantu kami pak," kata Pramono.

Alasan Prabowo Setujui Danantara Masuk

Prabowo merespons permintaan itu dengan cepat. Ia menilai Jakarta bukan hanya milik warganya, melainkan milik seluruh bangsa, sehingga pengembangan transportasi ibu kota layak didukung lintas institusi.

"Tadi ada harapan dari Gubernur DKI, Danantara ikut membantu, saya kira Danantara wajib membantu. Karena DKI bukan hanya milik orang yang tinggal di DKI, DKI milik seluruh bangsa," tegas Prabowo.

Penugasan ini menempatkan Danantara pada posisi baru: tidak hanya mengelola investasi negara, tetapi juga terlibat langsung dalam proyek infrastruktur perkotaan yang bersinggungan dengan proyek strategis nasional seperti Kereta Cepat Whoosh.

Dampak ke Penumpang dan Konektivitas

Bagi warga Jakarta dan sekitarnya, sambungan Velodrome–Halim berpotensi memangkas waktu perjalanan menuju stasiun Kereta Cepat Whoosh. Selama ini, penumpang kereta cepat dari arah selatan dan timur Jakarta masih harus menempuh perjalanan darat untuk mencapai Halim.

Jalur Kelapa Gading–JIS juga membuka akses baru ke kawasan olahraga dan hiburan di Jakarta Utara. Kawasan itu selama ini lebih banyak diandalkan lewat kendaraan pribadi dan bus.

Perpanjangan Kelapa Gading–Manggarai yang baru diresmikan menjadi penanda bahwa LRT Jakarta mulai bergerak dari koridor tunggal menuju jaringan yang saling terhubung. Jika dua rute lanjutan terealisasi, LRT Jakarta akan bersinggungan dengan kereta cepat, KRL, dan moda lain di titik-titik transit utama.

Belum ada keterangan resmi soal nilai investasi, skema pendanaan, maupun tenggat pembangunan dari Danantara atau Pemprov DKI. Yang jelas, arah kebijakannya sudah ditegaskan di hadapan presiden: Danantara diminta ikut turun tangan.

Sumber: finance.detik.com

Follow kilaskini.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks