Wisatawan Korea Selatan Dominasi Kunjungan ke Sulawesi Utara September 2026

Kepala BPS Sulut Watekhi menyampaikan data kunjungan wisman Sulawesi Utara September 2026 di Manado.
Penulis: Doni
Rabu, 04 November 2026 | 11:20:31 WIB

KILASKINI.COM — Sebanyak 5.047 dari total 10.184 kunjungan wisatawan mancanegara ke Sulawesi Utara pada September 2026 berasal dari Korea Selatan, atau setara 49,56 persen. Kepala BPS Sulut Watekhi menyebut angka itu menempatkan pasar Korsel sebagai penopang utama wisman provinsi tersebut. Meski turun dibanding bulan sebelumnya, kunjungan wisman September 2026 tetap naik secara tahunan.

Artinya hampir separuh wisman yang masuk ke Sulawesi Utara pada periode itu berpaspor Korsel. Dominasi tersebut menjadikan pasar Korea Selatan sebagai penentu utama angka kunjungan internasional di daerah ini.

Angka Kunjungan Wisman Sulut September 2026

Data BPS Sulut mencatat total 10.184 kunjungan wisman sepanjang September 2026. Angka itu turun jika dibandingkan bulan sebelumnya, tetapi naik bila diukur secara tahunan (year on year).

Menurut Watekhi, dinamika tersebut menggambarkan aktivitas sektor pariwisata yang tetap bergerak. "Berdasarkan data kunjungan wisatawan, jumlah wisman yang datang ke Sulawesi Utara pada September 2026 tercatat sebanyak 10.184 kunjungan, sebanyak 5.047 kunjungan berasal dari Korea Selatan atau sekitar 49,56 persen dari total kunjungan wisman," kata Watekhi di Manado, Selasa.

Wisatawan Nusantara dan Wisnas Ikut Menggerakkan

Selain wisman, perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) ke Sulawesi Utara sepanjang September 2026 mencapai 1,24 juta perjalanan. Angka itu menunjukkan mobilitas domestik tetap menjadi tulang punggung aktivitas pariwisata daerah.

Sementara perjalanan wisatawan nasional (wisnas) tercatat 781 perjalanan pada periode yang sama. Jumlah wisnas naik secara tahunan, meski turun dibanding bulan sebelumnya.

"Capaian tersebut memperlihatkan bahwa mobilitas wisatawan domestik turut menjadi bagian penting dalam menggerakkan aktivitas pariwisata daerah," ujar Watekhi.

Tingkat Hunian Hotel Ikut Meningkat

BPS Sulut mencatat kenaikan tingkat hunian hotel berbintang berbarengan dengan pergerakan kunjungan wisman. Kombinasi keduanya dinilai menunjukkan sektor pariwisata Sulawesi Utara cukup dinamis.

Dominasi wisatawan Korea Selatan memperlihatkan pentingnya pasar internasional tersebut bagi kunjungan mancanegara ke provinsi ini. Pasar Korsel menjadi salah satu penopang utama selain wisatawan domestik.

Apa Langkah Selanjutnya untuk Pariwisata Sulut

Watekhi menyebut pariwisata Sulawesi Utara berpeluang terus berkembang lewat penguatan promosi destinasi, peningkatan kualitas pelayanan, dan pengembangan fasilitas pendukung. Upaya itu diharapkan memperpanjang lama tinggal wisatawan.

Dampak yang dibidik bukan sekadar kenaikan jumlah kunjungan, tetapi juga efek ekonomi bagi masyarakat setempat. Perpanjangan masa tinggal dinilai lebih menguntungkan dibanding lonjakan kunjungan sesaat.

Tips bagi Traveler yang Merencanakan ke Sulawesi Utara

Bagi wisatawan domestik, September tercatat sebagai bulan dengan aktivitas kunjungan yang cukup padat di Sulawesi Utara. Data BPS Sulut bisa jadi rujukan awal untuk memilih waktu berkunjung dan memperkirakan okupansi hotel berbintang.

Informasi tarif tiket, jadwal penerbangan, dan ketersediaan kamar sebaiknya dikonfirmasi langsung ke maskapai serta hotel setempat. Untuk rute dan paket wisata terbaru, traveler dapat mengecek kanal resmi dinas pariwisata Sulawesi Utara.

Reporter: Doni