KILASKINI.COM — Lego Skylines hadir membawa konsep membangun kota dari balok plastik ikonik ke layar konsol dan PC. Pengumuman ini disampaikan dalam ajang Gamescom Opening Night Live, menandai babak baru bagi genre yang sempat diwarnai kontroversi besar tahun lalu.
Kembalinya Kepercayaan ke Iceflake Studios
Iceflake Studios bukan nama asing bagi penggemar setia franchise ini. Mereka adalah tim yang kini bertanggung jawab memperbaiki kekacauan teknis pada Cities: Skylines II pasca peluncuran kontroversialnya.
Paradox Interactive, penerbit lama yang juga menaungi proyek ini, sebelumnya memutuskan untuk menepikan Colossal Order—studio kreator orisinal—dari penggarapan sekuel tersebut. Keputusan itu diambil setelah peluncuran yang penuh masalah dan memicu ketegangan antara pengembang dan komunitas pemain.
Gameplay: Warna Ceria dengan Mekanisme Klasik
Dari trailer perdana yang dirilis, Lego Skylines menampilkan nuansa ceria khas merek mainan legendaris tersebut. Namun di balik visualnya yang playful, mekanisme intinya tetap serius dan familiar bagi penggemar city builder.
Beberapa elemen standar genre terlihat jelas, seperti plot perumahan untuk warga serta kebutuhan mendesak akan layanan pemadam kebakaran. Perpaduan ini menciptakan pengalaman membangun kota yang lebih ringan, tanpa menghilangkan kedalaman simulasi yang menjadi ciri khas franchise.
Platform Rilis dan Jadwal Peluncuran
Lego Skylines dikonfirmasi akan tersedia di empat platform utama: Steam, PlayStation 5, Xbox Series X/S, dan Nintendo Switch 2. Sayangnya, hingga saat ini belum ada jendela waktu rilis yang diumumkan secara resmi.
Belum ada keterangan mengenai ketersediaan versi fisik maupun harga resmi untuk pasar Indonesia. Informasi lebih lanjut biasanya menyusul mendekati tanggal peluncuran.
Harapan Baru Setelah Masa Sulit
Bagi penggemar yang kecewa dengan performa Cities: Skylines II saat pertama dirilis, kehadiran Lego Skylines menjadi angin segar. Tim redaksi Engadget yang juga penggemar berat franchise ini mengaku puas dengan kinerja Iceflake Studios sejauh ini dalam memperbaiki sekuel tersebut.
Kepercayaan itu menjadi modal berharga. Jika Iceflake mampu meneruskan konsistensi perbaikan mereka ke proyek anyar ini, Lego Skylines berpotensi menjadi salah satu city builder paling ramah untuk pemain baru di tahun-tahun mendatang.
Game ini tampaknya dirancang untuk menjembatani dua kelompok pemain: veteran yang ingin pengalaman santai tanpa kompleksitas berlebihan, serta pendatang baru yang penasaran dengan genre city builder namun terintimidasi oleh simulasi yang terlalu rumit. Dengan lisensi Lego yang kuat dan rekam jejak teknis yang membaik, prospeknya terlihat menjanjikan.