Pencarian

Pemprov Sumut Gelar Gerakan Pangan Murah Serentak Agustus 2026, Target Daerah Inflasi Tinggi

Jumat, 28 Agustus 2026 • 03:06:31 WIB
Pemprov Sumut Gelar Gerakan Pangan Murah Serentak Agustus 2026, Target Daerah Inflasi Tinggi
Warga membeli kebutuhan pokok pada Gerakan Pangan Murah yang digelar Pemprov Sumut di Medan, Rabu (19/8/2026).

MEDAN — Gerakan Pangan Murah serentak ini menyasar daerah dengan tingkat inflasi dan Indeks Perubahan Harga (IPH) tertinggi di Sumatera Utara. Langkah ini diambil untuk memastikan ketersediaan pangan sekaligus menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Sumut, Fariz Haholongan Hutagalung, menyatakan bahwa program ini merupakan hasil sinergi lintas sektor yang kuat. Kolaborasi ini bertujuan menyatukan data pasokan dan memetakan wilayah rentan agar distribusi pangan lebih tepat sasaran.

Komoditas yang Dihadirkan dengan Harga Terjangkau

Berbagai kebutuhan pokok akan tersedia dalam kegiatan ini, mulai dari beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), beras medium, hingga beras premium. Masyarakat juga bisa membeli Minyak Kita, cabai merah, cabai rawit, tomat, bawang merah, daging ayam ras, daging sapi, telur ayam ras, jagung, dan ikan dencis.

Pemilihan komoditas ini disesuaikan dengan kebutuhan dasar rumah tangga yang paling berdampak pada inflasi. Dengan harga di bawah pasar, program ini diharapkan meringankan pengeluaran harian warga.

Sinergi Lintas Sektor dan Dukungan Perbankan

Pelaksanaan program melibatkan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Perindustrian Perdagangan dan Energi dan Sumber Daya Mineral, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, serta Biro Perekonomian Setdaprov Sumut. Perum Bulog, distributor, pelaku usaha pangan, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), serta Kantor Perwakilan Bank Indonesia di Provinsi Sumut, Pematangsiantar, dan Sibolga turut bergabung.

Keterlibatan Bulog dan distributor menjadi kunci untuk memperkuat koordinasi jalur distribusi pangan. Hal ini penting agar pasokan di daerah tetap stabil dan harga tidak melonjak.

Mengapa Program Ini Menyasar Daerah dengan Inflasi Tinggi?

Melalui Surat Edaran Gubernur Sumatera Utara Nomor 500.1.2.1/7083 Tahun 2026, seluruh pemangku kepentingan diminta bergerak bersama menekan laju inflasi. Fokus pada wilayah dengan IPH tinggi dilakukan agar intervensi pasar tepat sasaran dan efektif menstabilkan harga.

Pemprov Sumut optimistis langkah ini mampu menjaga ketahanan pangan daerah. Iklim perekonomian Sumatera Utara diharapkan tetap stabil dan kondusif hingga akhir tahun.

Masyarakat yang ingin memanfaatkan program ini dapat memantau jadwal pelaksanaan di masing-masing kabupaten/kota melalui dinas terkait.

Sumber: news.republika.co.id

Follow kilaskini.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks