Pencarian

Pendakian Kawah Ijen Banyuwangi Ditutup Setelah Api Karhutla Meluas hingga Pondok Bunder

Jumat, 04 September 2026 • 15:12:31 WIB
Pendakian Kawah Ijen Banyuwangi Ditutup Setelah Api Karhutla Meluas hingga Pondok Bunder
Petugas memadamkan titik api yang meluas hingga Pondok Bunder di kawasan Gunung Ijen, Banyuwangi.

BANYUWANGI — Titik api yang sebelumnya terpantau di kawasan Gunung Ijen terus meluas dan akhirnya mencapai Pondok Bunder, wilayah yang kerap dijadikan pos pemberhentian terakhir penambang belerang sebelum turun dari kawah. Kondisi itu memaksa otoritas menghentikan seluruh aktivitas wisata demi keselamatan pengunjung.

Pengumuman penutupan ditandatangani langsung Kepala BBKSDA Jawa Timur Nur Patria Kurniawan. Hingga kini belum ada kepastian kapan kawasan tersebut akan dibuka kembali untuk umum.

Akar Karhutla Sejak Rabu di Kalipuro

Kebakaran pertama kali terdeteksi di hutan dan perkebunan Pasewaran, Kecamatan Kalipuro, pada Rabu (2/9). Tiupan angin membuat api menjalar cepat ke area Gunung Ijen hingga akhirnya mencapai titik yang berada di jalur pendakian itu.

Pondok Bunder bukan sekadar lokasi singgah wisatawan. Tempat ini menjadi pos terakhir penimbangan belerang bagi para penambang yang tengah turun dari kawah, sehingga aktivitas ekonomi warga setempat ikut terganggu selama penutupan berlangsung.

Upaya Penanganan Terkendala Tebing Curam

Tim gabungan telah bergerak sejak kebakaran terdeteksi. Kepala Pelaksana BPBD Banyuwangi Partana menyebutkan penyemprotan dilakukan di kawasan TWA Ijen sekitar pukul 02.00 WIB pada Kamis, disusul pemantauan intensif di hutan Desa Tamansari.

Sejumlah titik api berada di area tebing dan jurang curam yang sulit dijangkau kendaraan roda empat. Kondisi medan ini menjadi kendala utama pemadaman dari darat.

"Selain penanganan dari darat, BPBD Banyuwangi juga berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Jawa Timur untuk membahas kemungkinan penanganan melalui jalur udara," kata Partana.

Pos Pantau Disiagakan di Paltuding

Untuk memperkuat pengawasan, petugas mendirikan pos pemantauan karhutla di Paltuding, pintu gerbang menuju Kawah Ijen. Pos itu dilengkapi mobil pemadam kebakaran, kendaraan operasional BPBD, serta personel siaga.

Sebanyak 15 unit jet pump disiapkan dengan kemampuan jangkauan semprotan sekitar 15 meter. Petugas masih bersiaga memantau perkembangan api sementara akses wisata ditutup sampai kawasan dinyatakan aman. Keselamatan pengunjung menjadi pertimbangan utama di tengah api yang masih meluas dan medan Ijen yang menyulitkan proses pemadaman.

Sumber: bicarasurabaya.com

Follow kilaskini.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks