Novotel Longevity Week 2026 Digelar 7-13 September, Ini Programnya
KILASKINI.COM — Acara peluncuran program tahunan Novotel Longevity Week berlangsung di Novotel Bali Nusa Dua Hotel & Residences pada Jumat (28/8). Sejumlah perwakilan media dari Jakarta dan Bali turut hadir dalam jamuan makan malam yang sekaligus memperkenalkan konsep kesehatan ala Novotel.
Program ini dirancang untuk membantu seseorang menjalani hidup lebih panjang, bermakna, dan bahagia melalui kebiasaan sederhana yang realistis. Pekan ke-37 tahun 2026 dipilih sebagai momentum pelaksanaan, jatuh pada tanggal 7 hingga 13 September.
Mengapa Pekan ke-37?
Angka 37 bukan sekadar nomor urut minggu dalam kalender. Angka ini merepresentasikan dampak transformatif dari konsistensi: peningkatan kualitas diri sebesar 1 persen setiap hari dapat menghasilkan perubahan hingga 37 kali lipat dalam satu tahun.
Perbaikan kecil yang dilakukan konsisten tidak sekadar bertambah, melainkan terakumulasi secara eksponensial—efek bola salju—hingga menghasilkan peningkatan signifikan di akhir tahun. Pekan ke-37 menjadi simbol konkret untuk mengubah pemahaman tersebut menjadi aksi nyata.
Empat Pilar Longevity Week
Novotel merancang empat aspek utama dalam program ini: Eat (makan), Sleep (tidur), Meet (pertemuan), dan Move (bergerak). Keempat pilar ini dimaksudkan untuk mengartikan kembali peran hotel dalam meningkatkan kualitas hidup tamu, bukan sekadar tempat menginap.
Menu Plant-Forward ala Novotel
Untuk aspek Eat, Novotel menggandeng Alfie Steiner, kreator kuliner asal Inggris. Bersama tim chef lokal—Ni Gusti Ayu Putu Suandayani (Executive Chef Novotel Bali Ngurah Rai Airport), Wayan Mariasa (Sous Chef Novotel Bali Nusa Dua), dan Ni Luh Meira Ulan Dari (Chef De Partie Novotel Bali Ubud Resort)—mereka menghadirkan hidangan berbasis nabati yang kaya rasa dan mudah dibuat di rumah.
Para tamu diajak praktik langsung meracik beberapa menu, antara lain:
1. Oyster Mushroom Shawarma
Hidangan Timur Tengah ini menggunakan jamur tiram sebagai pengganti daging sapi atau kambing. Tekstur jamur yang kenyal memberikan sensasi mengunyah yang memuaskan.
2. Mixed Vegetables Palya with Dil
Menu sayuran dengan cita rasa menyegarkan, memanfaatkan bahan sederhana seperti kol, wortel, dan zukini yang mudah ditemukan di dapur rumah.
3. Beetroot Salad with Citrus
Salad dari akar bit dengan perasan jeruk, potongan nanas, dan parutan kelapa. Kombinasi rasa asam-manis yang segar di lidah.
Jamuan malam itu dilengkapi Turmeric Citrus Rice, ikan panggang dengan sambal matah, lentil soup, serta brownies berbahan akar burdock dan edible rose sebagai penutup.
Bilal Chamsine, General Manager Novotel Bali Nusa Dua Hotel & Residences, menyampaikan bahwa rangkaian menu ini mengajak tamu memiliki cara pandang baru terhadap makanan.
"Kami dari Novotel Bali Nusa Dua Hotel & Residences, Novotel Bali Ngurah Rai Airport, dan Novotel Bali Ubud Resort ingin mengajak semua orang untuk memiliki cara pandang baru terhadap makanan, sekaligus menunjukkan bahwa menutrisi tubuh kita itu sangatlah mudah dilakukan. Dengan memanfaatkan bahan-bahan sederhana sehari-hari yang mudah didapatkan, kami menyajikan hidangan yang dapat dengan praktis seseorang buat kembali dan nikmati di rumah," ujar Bilal.
Komitmen Jangka Panjang Novotel
Hingga akhir 2026, para tamu Novotel akan menemukan setidaknya 25 persen pilihan hidangan berbasis nabati di seluruh hotel mereka. Langkah ini merupakan bagian dari upaya Novotel mendukung pola makan yang mendukung umur panjang sekaligus kelestarian bumi.
"Pada akhirnya, kami ingin menunjukkan bahwa pola makan yang mendukung umur lebih panjang serta kelestarian bumi bisa menjadi pengalaman bersantap yang luar biasa lezat, memuaskan, dan kaya rasa," pungkas Bilal.
Bagi traveler yang ingin merasakan pengalaman kuliner sehat ini, tiga hotel Novotel di Bali—Nusa Dua, Ngurah Rai Airport, dan Ubud—menjadi titik awal untuk mengeksplorasi program Longevity Week. Informasi lebih lanjut mengenai program dan reservasi dapat diakses melalui situs resmi Accor atau langsung menghubungi hotel terkait.