Xiaomi Pastikan Bawa Mobil Listrik ke Indonesia, Tiga Model Ini Sudah Dijual di China
KILASKINI.COM — Xiaomi memastikan akan membawa lini mobil listriknya ke pasar Indonesia, meski model yang dipilih belum ditetapkan. Kepastian itu disampaikan Country Director Xiaomi Indonesia Michael Feng di Jakarta, menyusul tiga model yang sudah lebih dulu dijual di China. Xiaomi juga menargetkan masuk Jerman pada kuartal ketiga 2027 sebelum ekspansi ke Tanah Air.
Kepastian masuknya mobil listrik Xiaomi ke Indonesia disampaikan Michael Feng dalam konferensi pers usai peluncuran Redmi Note 17 series di Jakarta, Rabu (16/9). Michael baru memegang bisnis Xiaomi di pasar Indonesia mulai September 2026.
Meski memastikan bakal memboyong kendaraan roda empat itu, Xiaomi belum menentukan model mana yang akan mendarat lebih dulu.
"Jadi untuk pertanyaan ini, 100 persen kami akan membawa produk mobil (listrik) ke pasar ini. Namun saat ini jika boleh jujur kita masih harus menunggu," kata Michael.
Indonesia Dinilai Pasar Penting bagi Xiaomi
Michael menyebut Indonesia menempati posisi strategis dalam peta bisnis global Xiaomi. Karena itu, ia meminta pasar lokal bersabar menanti kehadiran mobil listrik mereka.
"Di Indonesia kami masih harus menunggu. Tapi saya rasa kami akan hadirkan segera karena Indonesia sangat penting bagi Xiaomi di pasar global jadi jangan khawatir," ujar Michael.
Sebelum ke Indonesia, Xiaomi menargetkan masuk pasar Eropa lebih dulu, tepatnya Jerman pada kuartal ketiga 2027. Di negara asalnya, total penjualan gabungan mobil Xiaomi telah menembus 800 ribu unit.
Tiga Model Mobil Listrik Xiaomi yang Sudah Dijual di China
Xiaomi saat ini memasarkan tiga model kendaraan listrik murni di China. Berikut rincian model beserta harganya di pasar setempat (1 yuan = Rp2.662):
- Xiaomi SU7 — sedan listrik mewah yang diperkenalkan akhir 2023. Koefisien hambatan udara 0,195, dibekali ekosistem Smart Cabin "Human x Car x Home" dan pengisian daya super cepat. Harga: Standard 215.900 yuan (Rp517,82 juta), Pro 245.900 yuan (Rp654,65 juta), Max 299.900 yuan (Rp798,41 juta).
- Xiaomi SU7 Ultra — model flagship berkinerja tinggi, memegang rekor sedan empat pintu produksi massal tercepat di dunia. Harga mulai 529.900 yuan (Rp1,42 miliar).
- Xiaomi YU7 — SUV listrik pertama Xiaomi dengan proporsi sporty dan kabin lapang, dilengkapi dual zero-gravity seats di baris depan. Harga: Standard 253.500 yuan (Rp674,89 juta), Pro 279.900 yuan (Rp745,33 juta), Max 329.900 yuan (Rp878,49 juta).
Skynomad dan Teknologi EREV
Di luar tiga model murni listrik, Xiaomi juga meluncurkan Skynomad yang mengusung teknologi Extended-Range Electric Vehicle (EREV). Model ini memakai mesin bensin sebagai penambah jarak tempuh.
Varian mana pun yang kelak dipilih Michael Feng dan timnya dipastikan akan meramaikan pasar otomotif Tanah Air. Pasar mobil listrik Indonesia sendiri kini diisi sejumlah merek China dan Jepang, sehingga kehadiran Xiaomi menambah opsi bagi konsumen yang menanti kendaraan listrik berharga kompetitif.