KILASKINI.COM — Poco F9 Pro resmi masuk pasar Indonesia dengan harga promo peluncuran Rp 12.499.000, mengandalkan chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 V Series dan baterai 6.330 mAh. Ponsel ini juga membawa layar AMOLED 6,59 inci ber-refresh rate 185Hz, kamera utama 200 MP, serta speaker stereo hasil penyetelan Bose. Kombinasi spesifikasi tersebut menempatkan Poco F9 Pro di segmen upper-midrange yang bersaing ketat dengan flagship kelas atas.
Poco F9 Pro menawarkan performa kelas flagship lewat chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 V Series, dipadukan RAM 12 GB dan penyimpanan internal UFS 4.1 berkapasitas 512 GB. Konfigurasi itu menjanjikan kemampuan multitasking hingga gaming berat tanpa hambatan berarti.
Dibanding generasi sebelumnya, Poco tidak hanya mengejar angka benchmark. Peningkatan juga menyentuh sektor fotografi, daya tahan baterai, dan pengalaman multimedia lewat speaker stereo yang disetel bersama Bose.
Desain dan Ketahanan Bodi
Poco F9 Pro tampil dengan desain minimalis bernuansa premium. Bagian depan dan belakang dibuat rata, dipadukan bingkai bertepi sedikit melengkung agar tetap nyaman digenggam.
Panel belakang memakai material fiberglass yang diperkuat serat kaca. Permukaannya cenderung licin, sehingga penggunaan casing cukup disarankan. Varian warna Aurora Green memiliki efek glow in the dark yang berpendar setelah terpapar cahaya.
Bobot perangkat berada di sekitar 206 gram, tergolong berat untuk ukuran ponsel sehari-hari. Sebagai kompensasi, Poco menyematkan sertifikasi IP68 untuk ketahanan debu dan air, plus sensor sidik jari ultrasonik di bawah layar yang responsif.
Layar AMOLED 185Hz dan Audio Bose
Layar menjadi salah satu nilai jual utama Poco F9 Pro. Panel AMOLED 6,59 inci beresolusi 2.510 x 1.156 piksel menghasilkan tampilan tajam dengan warna kaya dan kontras tinggi.
Refresh rate hingga 185Hz membuat animasi antarmuka terasa mulus, meski angka tersebut tidak berlaku otomatis di semua aplikasi dan game. Sebagian besar aktivitas harian masih berjalan pada refresh rate lebih rendah.
Dukungan Dolby Vision dan HDR10+ memperkuat pengalaman menonton. Poco mengklaim kecerahan puncak mencapai 10.000 nit pada kondisi tertentu, dan fitur Sunlight Mode membantu meningkatkan keterbacaan saat berada di bawah sinar matahari langsung.
Kekurangannya, panel ini belum memakai teknologi LTPO sehingga pengaturan refresh rate tidak sefleksibel flagship premium. Untuk audio, Poco menggandeng Bose dalam penyetelan speaker stereo simetris dengan dua profil suara, Dynamic dan Balanced.
Performa dan Hasil Benchmark
Kemampuan pemrosesan Poco F9 Pro terlihat dari hasil pengujian AnTuTu yang mencatat skor 3.496.168 poin. Pada Geekbench 7, perangkat ini memperoleh 1.965 poin single-core dan 8.546 poin multi-core.
Dalam penggunaan sehari-hari, Poco F9 Pro terasa responsif saat membuka aplikasi, berpindah antarmuka, mengedit foto, hingga menjalankan beberapa aplikasi sekaligus. Game kompetitif seperti Mobile Legends dan Call of Duty Mobile berjalan lancar pada pengaturan grafis tinggi.
Catatan muncul ketika menjalankan game berat seperti Wuthering Waves dengan grafis tinggi dalam durasi lama. Suhu perangkat berpotensi meningkat, dan frame rate maksimal tetap bergantung pada dukungan masing-masing game.
Kamera 200 MP dan Kompromi Ultrawide
Kamera utama 200 MP menjadi salah satu peningkatan dibanding generasi sebelumnya. Poco turut membenahi kemampuan fotografi secara keseluruhan, meski kamera ultrawide dinilai biasa saja dan menjadi salah satu kompromi perangkat ini.
Harga dan Ketersediaan
Poco F9 Pro dipasarkan di Indonesia dengan harga promo peluncuran Rp 12.499.000. Tersedia tiga pilihan warna: Aurora Green dengan efek glow in the dark, Black, dan White.
Pada rentang harga Rp 12 jutaan, Poco F9 Pro menawarkan kombinasi gaming, fotografi, dan hiburan yang menarik. Bobot 206 gram, kamera ultrawide standar, serta kenaikan suhu saat gaming berat menjadi kompromi yang perlu ditimbang calon pembeli.