Pencarian

Harga BBM Pertamina 1 November 2026 Stabil, Pertamax Masih Rp15.950 per Liter

Senin, 02 November 2026 • 10:41:01 WIB
Harga BBM Pertamina 1 November 2026 Stabil, Pertamax Masih Rp15.950 per Liter
Papan harga BBM nonsubsidi di SPBU Pertamina menunjukkan Pertamax bertahan Rp15.950 per liter per 1 November 2026.

KILASKINI.COM — PT Pertamina (Persero) mempertahankan harga seluruh produk BBM nonsubsidi di SPBU per 1 November 2026, dengan Pertamax di Jabodetabek tetap Rp15.950 per liter. Angka itu tidak bergeser sejak 1 Agustus 2026, menandakan penyesuaian harga bulanan kali ini nihil untuk semua varian. Pertalite dan Biosolar juga tidak berubah, masing-masing Rp10.000 dan Rp6.800 per liter.

Kebijakan harga tersebut tertuang dalam pengumuman resmi di laman PT Pertamina (Persero) pada Minggu (1/11/2026). Perusahaan menyebut langkah mempertahankan tarif dilakukan untuk menjaga stabilitas daya beli masyarakat di tengah dinamika harga minyak mentah dunia.

Seluruh produk nonsubsidi tercatat tidak mengalami pergeseran harga dibanding Oktober 2026. Ini berlaku untuk varian bensin maupun diesel di semua SPBU Pertamina.

Pertamax Green dan Turbo Ikut Bertahan

Pertamax Green bertahan di Rp19.150 per liter sejak penyesuaian 2 September 2026. Pertamax Turbo berada di posisi Rp19.600 per liter.

Di segmen diesel nonsubsidi, Dexlite (CN 51) dipastikan bertahan pada Rp23.700 per liter. Pertamina Dex (CN 53) tetap dijual seharga Rp25.200 per liter.

Daftar Harga BBM Pertamina per 1 November 2026

  • Pertalite: Rp10.000 per liter (subsidi)
  • Biosolar: Rp6.800 per liter (subsidi)
  • Pertamax: Rp15.950 per liter (Jabodetabek)
  • Pertamax Green: Rp19.150 per liter
  • Pertamax Turbo: Rp19.600 per liter
  • Dexlite (CN 51): Rp23.700 per liter
  • Pertamina Dex (CN 53): Rp25.200 per liter

Dasar Penetapan Tarif

Penetapan harga merujuk pada Keputusan Menteri ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022, perubahan atas Kepmen No. 62 K/12/MEM/2020. Regulasi itu mengatur formula harga dasar dalam perhitungan harga jual eceran BBM umum jenis bensin dan minyak solar yang disalurkan lewat SPBU.

Komitmen Pemerintah soal BBM Subsidi

Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia menegaskan pemerintah berkomitmen tidak menaikkan harga BBM bersubsidi hingga akhir 2026. Pernyataan itu disampaikan meski harga minyak mentah dunia terus naik.

Bahlil, yang juga menjabat Menteri ESDM, mengatakan pemerintah sedang memperhitungkan dampak kenaikan Indonesian Crude Price (ICP) terhadap kebutuhan subsidi energi dalam APBN.

"Yang sekarang kita lagi memperhitungkan adalah harga ICP global yang naik terus. Karena begitu harga ICP global naik terus, itu kemungkinan besar akan menambah top up subsidi. Tetapi pemerintah berkomitmen untuk tidak ada kenaikan BBM subsidi, tidak ada kenaikan," kata Bahlil melalui keterangan resmi, Rabu (21/10/2026).

Bagi pemilik kendaraan, keputusan Pertamina mempertahankan tarif berarti biaya pengisian bensin dan diesel nonsubsidi tidak berubah dibanding bulan lalu. Pemilik mobil diesel tetap mengeluarkan Rp23.700 per liter untuk Dexlite, sementara pengguna bensin cukup merogoh Rp15.950 per liter untuk Pertamax di wilayah Jabodetabek.

Sumber: infopublik.id

Follow kilaskini.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks