Pencarian

Toyota bZ4X Robotaxi Waymo Mulai Diuji di Jepang Tahun Depan

Sabtu, 31 Oktober 2026 • 11:00:31 WIB
Toyota bZ4X Robotaxi Waymo Mulai Diuji di Jepang Tahun Depan
Toyota dan Waymo akan memulai pengujian robotaxi berbasis bZ4X di Jepang pada tahun depan.

KILASKINI.COM — Toyota dan Waymo memulai pengujian serta validasi robotaxi berbasis bZ4X di Jepang tahun depan, sebelum armada otonom itu menyebar ke pasar utama. Kolaborasi ini menandai layanan ride-hailing otonom penuh pertama yang diproduksi di dalam negeri Jepang. Unit khususnya akan dibangun di pabrik Takaoka, Toyota City.

Kemitraan strategis Toyota dan Waymo yang diumumkan 18 bulan lalu kini masuk tahap berikutnya. Kedua perusahaan menyepakati pengujian dan validasi robotaxi berbasis Toyota bZ4X di Jepang pada tahun depan, dengan target perluasan ke pasar internasional setelahnya.

Langkah ini menjadikan Jepang sebagai lokasi validasi pertama sebelum armada otonom menyentuh jalanan negara lain. Toyota menyebut proyek tersebut sekaligus jadi layanan ride-hailing otonom penuh pertama yang diproduksi domestik di Jepang.

Produksi Terpusat di Pabrik Takaoka, Toyota City

Berbeda dari pola kemitraan yang biasa, Toyota tidak membangun basis kendaraan lalu menyerahkan pemasangan perangkat Waymo ke lokasi lain. Seluruh proses berlangsung di bawah satu atap, yakni di pabrik Takaoka, Toyota City, Jepang.

Pendekatan ini memungkinkan integrasi perangkat self-driving Waymo dilakukan sejak tahap perakitan. Toyota menargetkan kendaraan ini tidak hanya mempermudah mobilitas bagi pengguna dengan keterbatasan gerak, tetapi juga menekan kecelakaan akibat kelalaian manusia.

Modifikasi Kabin untuk Kebutuhan Robotaxi

Versi otonom bZ4X mendapat sejumlah penyesuaian dibanding model reguler. Toyota merancangnya dengan prioritas kenyamanan dan aksesibilitas, terutama ruang kaki baris kedua yang lebih lega.

  • Pintu otomatis yang tidak tersedia di bZ biasa
  • Power liftgate untuk memudahkan keluar-masuk penumpang
  • Pencahayaan ambient khusus di kabin
  • Integrasi teknologi self-driving Waymo

Waymo mengklaim teknologi self-driving miliknya memiliki tingkat kepuasan pengguna 93 persen. Perangkat inilah yang menjadi otak utama armada robotaxi bZ4X.

Klaim Keamanan dan Suara Waymo

Waymo menempatkan keselamatan sebagai argumen utama kemitraan ini. Perusahaan menyatakan telah membuktikan tingkat keamanan armadanya di wilayah operasional yang sudah berjalan.

"In areas where Waymo operates, we've demonstrated that we are up to 20x safer than human drivers when it comes to serious crash injuries, and our partnership with Toyota will help us bring the safety and convenience of autonomous driving to more people around the world, including key international markets like Japan," kata Dmitri Dolgov, co-CEO Waymo.

Dari sisi Toyota, kerja sama ini dilihat sebagai cara memperluas jangkauan teknologi keselamatan. Hiroki Nakajima, member of the board of directors dan executive vice president Toyota, menegaskan teknologi keselamatan baru berdampak besar bila menjangkau sebanyak mungkin orang.

"Safety technology makes the biggest difference when it reaches as many people as possible. This collaboration will help scale that technology and bring it to customers in Japan and beyond through Waymo's ride-hailing service, and in parallel, Toyota will continue to explore how integrating vehicles with traffic infrastructure can make those roads safer still," ujar Nakajima.

Pasar Setir Kanan Jadi Prioritas Awal

Setelah validasi di Jepang rampung, armada bZ4X otonom dijadwalkan meluncur di sana lebih dulu. Ekspansi berikutnya mengarah ke Inggris, sehingga pasar dengan setir kanan menjadi prioritas tahap awal.

Pasar lain yang dilayani Waymo diperkirakan menyusul dalam beberapa tahun ke depan. Toyota belum menyebut kapan konsumen di Amerika Serikat bisa memakai layanan robotaxi ini.

Bekal Data dari Pasar Amerika

Di Amerika Serikat, bZ4X sempat tidak mulus di awal kemunculannya. Setelah serangkaian pembaruan untuk model year 2026 dan perubahan nama menjadi bZ, penjualannya tercatat naik 103,4 persen sepanjang tahun berjalan.

Pelajaran dari proyek robotaxi bZ4X diperkirakan mempercepat rencana Toyota dan Waymo menghadirkan teknologi otonom ke kendaraan milik pribadi. Kedua perusahaan menyatakan tetap mengarah ke sana, meski prioritas saat ini ada pada armada ride-hailing.

Sumber: autoblog.com

Follow kilaskini.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks