Pencarian

Pengiriman HP Global Anjlok 20% di Q3 2026, Xiaomi hingga vivo Terpukul

Sabtu, 31 Oktober 2026 • 10:20:31 WIB
Pengiriman HP Global Anjlok 20% di Q3 2026, Xiaomi hingga vivo Terpukul
Pengiriman smartphone global pada kuartal III 2026 tercatat 254,7 juta unit, turun 20% secara tahunan.

KILASKINI.COM — Pengiriman smartphone global pada kuartal III 2026 hanya mencapai 254,7 juta unit, turun 20% secara tahunan dan menjadi volume terendah sejak 2013. Laporan Omdia merilis data itu pada 29 Oktober 2026, memperkuat temuan Counterpoint Research yang mencatat kontraksi serupa. Samsung dan Apple relatif bertahan, sementara Xiaomi, OPPO, dan vivo mengalami penurunan paling dalam.

Laporan yang dirilis 29 Oktober 2026 itu memperkuat temuan Counterpoint Research. Kedua firma riset sama-sama mencatat kontraksi sekitar 20% pada kuartal yang sama. Artinya, tekanan terhadap industri smartphone bukan sekadar hasil satu pengamatan.

Penyebab Penurunan Pengiriman

Kenaikan harga komponen dan terbatasnya pasokan memori menjadi pemicu utama. Kondisi itu membatasi kemampuan produsen memenuhi kebutuhan pasar.

Harga perangkat yang naik juga membuat distributor dan peritel lebih berhati-hati mengisi stok. Modal yang dibutuhkan untuk menyimpan barang jadi lebih besar. Permintaan konsumen ikut tertekan, terutama di negara berkembang.

Samsung dan Apple Bertahan di Puncak

Samsung masih memimpin pasar dengan pengiriman 57,8 juta unit. Meski turun 5% secara tahunan, vendor asal Korea Selatan itu relatif mampu menjaga volume lewat lini Galaxy A dan produk kelas premium.

Apple menyusul di posisi kedua dengan 56,5 juta unit. Jumlah itu relatif stabil dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Permintaan kuat di China dan Amerika Utara menopang performa Apple saat pasar global melemah.

Xiaomi, OPPO, dan vivo Terpukul Paling Dalam

Xiaomi berada di posisi ketiga dengan 30,7 juta unit, turun 29% secara tahunan. OPPO menempati posisi keempat dengan 23,4 juta unit, anjlok 39%. Angka OPPO sudah mencakup pengiriman OnePlus dan realme.

vivo melengkapi lima besar dengan 19,3 juta unit, turun 33%. Penurunan ketiga produsen Android itu jauh lebih dalam dibanding Samsung dan Apple.

Strategi Produsen Menyesuaikan Diri

Produsen mulai mengurangi variasi model dan menyesuaikan konfigurasi RAM serta penyimpanan. Produk yang memberi keuntungan lebih baik kini diprioritaskan.

Omdia memperkirakan pengiriman smartphone global turun sekitar 12% sepanjang 2026. Pasar diperkirakan masih menurun pada 2027, meski dengan laju lebih lambat.

Keterbatasan pasokan memori DRAM dan NAND masih menjadi tantangan. Biaya produksi berpotensi tetap tinggi sehingga ruang produsen memberi potongan harga makin sempit.

Bagi konsumen Indonesia, tekanan ini bisa berarti harga HP baru lebih sulit turun dalam waktu dekat. Pilihan model di segmen menengah juga berpotensi menyusut seiring produsen memangkas variasi.

Sumber: carisinyal.com

Follow kilaskini.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks