Pencarian

Wisata Yordania: Petra hingga Wadi Rum, Batal Lawan Timnas Indonesia

Sabtu, 07 November 2026 • 11:40:31 WIB
Wisata Yordania: Petra hingga Wadi Rum, Batal Lawan Timnas Indonesia
Petra di Yordania menyimpan bangunan kuno pahatan batu merah muda yang ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO.

KILASKINI.COM — Yordania menyimpan Petra, kota kuno pahatan batu merah muda yang jadi Situs Warisan Dunia UNESCO, plus gurun Wadi Rum yang sering disebut Valley of the Moon. Pertandingan FIFA Matchday melawan Timnas Indonesia di Stadion Internasional Amman pada 13 November 2026 resmi batal atas permintaan PSSI karena pertimbangan keamanan kawasan. Meski urung jadi lawan skuad Garuda, destinasi kelas dunia Yordania tetap layak masuk daftar perjalanan Anda.

Yordania berdiri di antara Arab Saudi, Irak, Suriah, Israel, dan Palestina. Posisi geografisnya membuat negara ini menyimpan lapisan sejarah panjang, dari peradaban Nabatea hingga jejak Badui yang masih hidup di gurun. Bagi traveler Indonesia, nama Yordania kembali mencuat setelah laga persahabatan melawan Timnas Indonesia pada 13 November 2026 di Stadion Internasional Amman dibatalkan.

Pembatalan itu datang atas permintaan PSSI. Alasannya situasi keamanan di kawasan Timur Tengah. Kendati urung menjadi lawan skuad Garuda, Yordania tetap punya daya tarik yang membuat wisatawan dari berbagai negara datang jauh-jauh.

Petra, Kota Kuno Pahatan Batu Merah Muda

Petra adalah alasan utama orang terbang ke Yordania. Kota kuno ini dibangun peradaban Nabatea lebih dari 2.000 tahun lalu, dengan bangunan megah yang dipahat langsung pada tebing batu berwarna merah muda.

Ikon paling terkenal di Petra adalah Al-Khazneh atau The Treasury. Arsitekturnya memukau dan menjadi buruan utama lensa wisatawan. Setelah The Treasury, pengunjung bisa menyusuri kawasan Siq, Royal Tombs, Colonnaded Street, hingga Ad-Deir atau The Monastery.

Petra telah ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO dan masuk daftar New Seven Wonders of the World. Status itu menjelaskan kenapa antrean pengunjung tak pernah sepi sepanjang tahun.

Wadi Rum, Gurun yang Disebut Valley of the Moon

Wadi Rum menawarkan lanskap yang sama sekali berbeda. Kawasan gurun ini terkenal dengan pegunungan batu pasir, lembah luas, dan hamparan pasir berwarna kemerahan. Pemandangannya menyerupai permukaan bulan, karena itu dijuluki Valley of the Moon.

Nilai sejarahnya juga kuat. Wadi Rum menyimpan ribuan ukiran batu dan prasasti peninggalan masyarakat masa lampau. Kawasan ini ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO pada 2011 dengan kategori warisan alam sekaligus budaya.

Aktivitas yang Bisa Dilakukan

  • Menjelajahi gurun Wadi Rum dengan kendaraan jeep
  • Berkemah di tenda khas Badui
  • Menikmati matahari terbenam di hamparan pasir
  • Melihat langit malam yang dipenuhi bintang
  • Menyusuri Siq, Royal Tombs, dan Colonnaded Street di Petra
  • Mendaki menuju Ad-Deir atau The Monastery

Cara Menuju Lokasi

Yordania dapat dijangkau lewat penerbangan internasional menuju Amman, ibu kota negara. Dari Amman, Petra dan Wadi Rum menjadi dua titik utama yang biasa dirangkai dalam satu perjalanan.

Informasi rute, durasi tempuh, dan opsi transportasi darat dari Amman ke masing-masing destinasi sebaiknya dikonfirmasi ke agen perjalanan atau dinas pariwisata setempat sebelum berangkat. Kondisi jalan dan layanan transportasi bisa berubah mengikuti situasi kawasan.

Tiket Masuk & Jam Operasional

Bahan informasi yang tersedia belum memuat tarif masuk resmi Petra maupun Wadi Rum. Wisatawan disarankan mengecek langsung laman Visit Jordan atau operator tur lokal untuk harga tiket terkini, jam buka, dan paket kunjungan.

Petra dan Wadi Rum sama-sama berstatus Situs Warisan Dunia UNESCO. Artinya, ada aturan kunjungan yang perlu dipatuhi, termasuk larangan menyentuh atau memanjat struktur batu bersejarah.

Tips Berkunjung

Waktu terbaik menjelajahi Petra adalah pagi, saat suhu belum terlalu terik dan cahaya jatuh pas di dinding batu merah muda. Untuk Wadi Rum, sore hingga malam memberi pengalaman terbaik, mulai dari matahari terbenam sampai langit berbintang.

Bawa air minum cukup, pelindung kepala, dan alas kaki yang nyaman untuk medan berbatu. Jika menginap di perkemahan Badui, siapkan pakaian hangat karena suhu gurun turun tajam pada malam hari.

Perhatikan juga etika lokal. Hormati warga Badui dan aturan kawasan konservasi. Jangan meninggalkan sampah di area gurun maupun situs arkeologi.

Durasi ideal untuk merangkum Petra dan Wadi Rum berkisar tiga sampai empat hari. Tambahkan satu hari di Amman jika ingin menyerap sisi urban Yordania sebelum terbang pulang.

Sumber: omen.okezone.com

Follow kilaskini.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks