5 Mobil Listrik Wuling di Cikarang Sudah TKDN 60 Persen

Pabrik Wuling di Cikarang merakit lima model kendaraan listrik dengan TKDN 60 persen.
Penulis: Galih
Sabtu, 07 November 2026 | 10:01:01 WIB

KILASKINI.COM — Lima model listrik Wuling yang dirakit di Cikarang kini mencatat TKDN 60 persen, naik dari sebelumnya 40 persen. Kenaikan itu ditopang perakitan baterai lokal yang memakai komponen dalam negeri seperti pengemasan baterai, pelindung baterai, dan rangkaian kabel. Bagi calon pembeli, angka ini bukan sekadar prestasi pabrikan — TKDN tinggi berpengaruh pada harga jual dan peluang insentif kendaraan listrik.

Wuling Motors memproduksi lima model kendaraan listrik di fasilitasnya di Cikarang, Jawa Barat, dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) mencapai 60 persen. Pabrik Cikarang menjalankan rangkaian proses manufaktur lengkap, mulai dari pengelasan, pengecatan, perakitan, hingga pemeriksaan kualitas, dan seluruh tahapan itu melibatkan tenaga kerja lokal.

Lima model yang sudah menyentuh angka tersebut adalah BinguoEV, Cloud EV, Darion EV, Eksion EV, serta Wuling Aira ev sebagai city car listrik terbaru. Kelimanya menjadi penanda sejauh mana rantai pasok lokal sudah dipakai Wuling untuk lini kendaraan listriknya.

Dari 40 ke 60 Persen: Peran Perakitan Baterai Lokal

Lompatan TKDN Wuling dari 40 persen ke 60 persen tidak lepas dari perakitan baterai mobil listrik yang dilakukan di dalam negeri. Perakitan itu mencakup pemanfaatan komponen lokal seperti pengemasan baterai, pelindung baterai, dan rangkaian kabel.

Baterai adalah komponen dengan bobot biaya terbesar pada kendaraan listrik. Ketika sebagian prosesnya dikerjakan di dalam negeri, nilai lokal pada satu unit mobil ikut terdongkrak, dan itu yang tercermin pada kenaikan TKDN lima model tadi.

Pemasok Lokal yang Terlibat

Selain tenaga kerja di lini produksi, Wuling melibatkan puluhan pemasok dalam negeri untuk memenuhi kebutuhan komponen. Sejumlah nama yang disebut antara lain PT Asahimas Flat Glass, PT Gajah Tunggal Tbk, dan PT GS Battery.

Keterlibatan pemasok ini penting untuk membaca klaim TKDN secara utuh. Angka 60 persen bukan hanya soal perakitan akhir, tapi juga seberapa dalam komponen seperti kaca, ban, dan baterai dipasok dari dalam negeri.

Daftar Lima Model dengan TKDN 60 Persen

  • Wuling BinguoEV — hatchback listrik yang lebih dulu dijual di Indonesia
  • Wuling Cloud EV — model listrik berukuran lebih besar
  • Wuling Darion EV — MPV listrik untuk kebutuhan keluarga
  • Wuling Eksion EV — lini kendaraan listrik Wuling
  • Wuling Aira ev — city car listrik terbaru

Arti TKDN 60 Persen buat Calon Pembeli

TKDN bukan cuma urusan pabrik. Di pasar Indonesia, besaran komponen dalam negeri kerap jadi syarat untuk mengakses insentif kendaraan listrik, dan insentif itu ujungnya menyentuh harga yang dibayar konsumen.

Makin tinggi TKDN, makin besar peluang sebuah model memenuhi syarat kebijakan yang berlaku. Untuk model yang sudah 60 persen, posisi Wuling relatif lebih aman dibanding merek yang masih mengandalkan komponen impor.

Ada catatan yang perlu diperhatikan. Bahan resmi Wuling tidak merinci berapa harga jual tiap model setelah pencapaian ini, dan tidak menyebut apakah ada penyesuaian harga. Pembaca yang sedang membandingkan BinguoEV, Cloud EV, atau Aira ev sebaiknya mengecek daftar harga terbaru di dealer, bukan berasumsi TKDN tinggi otomatis berarti harga turun.

Klaim Wuling dan Komitmen Produksi Lokal

Vice President Wuling Motors Arif Pramadana menyatakan pencapaian ini jadi dorongan untuk memperdalam produksi di Indonesia, termasuk perakitan baterai.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung perjalanan Wuling di Indonesia sejak awal hingga tercapainya TKDN sebesar 60% pada lima model kendaraan Wuling. Pencapaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kontribusi terhadap industri otomotif nasional, termasuk melalui pengembangan proses produksi dan perakitan baterai mobil listrik secara lokal," ujar Arif dalam pernyataan resminya.

Yang Masih Perlu Ditunggu

Angka 60 persen terdengar meyakinkan, tapi belum ada rincian berapa persen komponen utama seperti sel baterai yang benar-benar diproduksi di dalam negeri. Perakitan paket baterai dan rangkaian kabel berbeda level dengan produksi sel itu sendiri.

Wuling juga belum mempublikasikan dampak pencapaian ini terhadap harga OTR maupun ketersediaan varian di jaringan dealer. Sampai informasi itu keluar, TKDN 60 persen paling tepat dibaca sebagai sinyal keseriusan investasi lokal, bukan janji potongan harga.

Pertanyaan Seputar Berita Ini

Model listrik Wuling?
pa saja yang sudah TKDN 60 persen? A: Ada lima model, yaitu BinguoEV, Cloud EV, Darion EV, Eksion EV, dan Wuling Aira ev.

Reporter: Galih