KILASKINI.COM — Kemenangan ini mengangkat Go Ahead Eagles ke posisi kedua klasemen sementara Eredivisie dengan koleksi tujuh poin dari tiga pertandingan. Tim berjuluk Kowet itu belum terkalahkan musim ini setelah sebelumnya menaklukkan Willem II dan bermain imbang melawan Feyenoord.
Bagi Dean James, laga ini punya makna spesial. Untuk pertama kalinya di musim 2025/2026, pemain berusia 26 tahun itu dipercaya bermain penuh selama 90 menit. Pada dua laga sebelumnya, ia selalu ditarik keluar pada menit-menit akhir.
Gol Sigurdarson Berawal dari Umpan Silang Dean James
Pertandingan berjalan ketat di babak pertama. Go Ahead Eagles baru bisa memecah kebuntuan pada menit ke-38 lewat aksi Soren Tengstedt yang memanfaatkan umpan Alfons Sampsted. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Setelah jeda, Victor Edvardsen menggandakan keunggulan tuan rumah pada menit ke-64. ADO Den Haag sempat memperkecil kedudukan lewat gol Evan Rottier di menit ke-78, tetapi Eagles memastikan kemenangan di masa injury time.
Gol penutup itu lahir dari skema yang melibatkan Dean James. Bek kiri kelahiran Amsterdam tersebut melepaskan umpan silang terukur menggunakan kaki kirinya dari sisi kiri penyerangan. Stefan Sigurdarson, yang baru masuk dari bangku cadangan, hanya perlu menyambut bola dengan sundulan kepala pada menit ke-90+1.
Kepercayaan Joseph Oosting kepada Dean James
Konsistensi penampilan Dean James di awal musim ini menjadi sinyal positif. Pelatih Joseph Oosting tak ragu memasangnya sebagai starter dalam tiga laga beruntun, sebuah kepercayaan yang belum tentu didapat pemain lain di posisinya.
Kontribusi assist melawan ADO Den Haag menjadi modal berharga bagi Dean James menjelang jeda internasional. Performa apiknya bersama klub Eredivisie ini tentu menjadi perhatian bagi staf pelatih Timnas Indonesia untuk laga-laga berikutnya.
Go Ahead Eagles sendiri akan berusaha mempertahankan tren positif ini. Klasemen sementara menunjukkan tim asuhan Joseph Oosting bersaing ketat di papan atas, hanya terpaut beberapa angka dari pemuncak klasemen.