Pencarian

78 Anak Muda Jombang Ikuti Mini Bootcamp Gerak Dampak Academy 2026, Belajar Rancang Aksi Sosial

Senin, 24 Agustus 2026 • 03:20:01 WIB
78 Anak Muda Jombang Ikuti Mini Bootcamp Gerak Dampak Academy 2026, Belajar Rancang Aksi Sosial
anak muda Jombang mengikuti Mini Bootcamp Gerak Dampak Academy 2026 di Jombang, Minggu (23/8/2026).

JOMBANG — Puluhan peserta itu tersaring dari lebih dari 100 pendaftar yang mengikuti program bertajuk 'Memperluas Akses Setara bagi Anak Muda melalui Mini Bootcamp Gerak Dampak Academy'. Mereka tidak hanya duduk mendengarkan materi, tetapi diajak terlibat langsung dalam simulasi dan diskusi kelompok.

Metode Belajar: Beda Studi Kasus hingga Analisis Pohon Masalah

Aliansi Inklusi Jombang merancang kegiatan ini dengan pendekatan experiential learning. Para peserta dibagi ke dalam delapan kelompok untuk membedah studi kasus fiktif dalam sesi Good Global Citizen (GGC) serta merumuskan formula reaksi melalui metode Harmoni Alchemy.

Materi tidak berhenti di teori. Pada sesi bertajuk Kenali Isu, peserta menggunakan analisis pohon masalah untuk memetakan persoalan riil yang terjadi di lingkungan tempat tinggal mereka. Metode ini dirancang agar peserta terbiasa mengidentifikasi akar masalah sebelum bergerak mencari solusi.

Kurikulum Harmoni untuk Perkuat Perdamaian dan Toleransi

Program ini menggunakan kurikulum Harmoni yang difokuskan pada pendampingan anak muda dalam memahami serta mempraktikkan nilai-nilai perdamaian dan toleransi. PIC Program Gerak Dampak Academy 2026 sekaligus Sekjen Aliansi Inklusi Jombang, Priwahayu, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ruang menimba ilmu.

"Gerak Dampak Academy kami rancang bukan hanya sebagai ruang untuk mendapatkan pengetahuan, tetapi sebagai ruang bagi anak muda untuk mengalami proses belajar, berdiskusi, merefleksikan diri, mengenali persoalan di sekitarnya, dan mulai memikirkan aksi nyata yang bisa mereka lakukan," ujarnya, Minggu (23/8/2026).

Seleksi Esai dan Intensive Course Jadi Tahap Berikutnya

Rangkaian acara ditutup dengan refleksi, pembacaan puisi, serta orasi dari perwakilan peserta. Namun, perjalanan para peserta belum selesai. Panitia akan melanjutkan proses ke tahap seleksi esai untuk menjaring 20 peserta terbaik.

Dua puluh peserta yang lolos seleksi esai nantinya berhak mengikuti intensive course hingga fase implementasi aksi nyata di komunitas. Priwahayu menjelaskan, desain program ini sengaja dibuat berkelanjutan agar dampak yang dihasilkan benar-benar terasa di lapangan.

"Perjalanan dimulai dari pembukaan ruang belajar dan perluasan akses setara bagi anak muda melalui mini bootcamp, dilanjutkan dengan penguatan kapasitas melalui intensive course, kemudian diterjemahkan ke dalam aksi nyata pada fase implementasi," terangnya.

Sumber: kabarjombang.com

Follow kilaskini.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks