Pencarian

Harga TBS Sawit Riau Naik Rp58,62 per Kilogram, Petani Terima Rp3.943 per Kg untuk Umur 9 Tahun

Selasa, 08 September 2026 • 14:18:31 WIB
Harga TBS Sawit Riau Naik Rp58,62 per Kilogram, Petani Terima Rp3.943 per Kg untuk Umur 9 Tahun
Harga TBS sawit kemitraan swadaya di Riau periode 9-15 September 2026 naik hingga Rp58,62 per kilogram untuk kelompok umur 9 tahun.

KILASKINI.COM — Dinas Perkebunan Provinsi Riau menetapkan harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit kemitraan swadaya periode 9-15 September 2026 mengalami kenaikan di semua kelompok umur tanaman. Kenaikan tertinggi mencapai Rp58,62 per kilogram pada kelompok umur 9 tahun, atau naik 1,51 persen dibanding pekan sebelumnya. Dengan penetapan Nomor 33 tersebut, harga TBS tertinggi periode ini dibayar Rp3.943,46 per kilogram untuk tanaman berumur 9 tahun.

"Sehingga harga pembelian TBS petani untuk periode satu minggu ke depan naik menjadi Rp3.943,46 per kilogram dengan harga cangkang sebesar Rp24,76 per kilogram," kata Defris Hatmaja, Selasa (8/9/2026).

Daftar Lengkap Harga TBS Sawit Riau per Kelompok Umur

Umur TanamanHarga TBS per Kg
3 TahunRp3.050,87
4 TahunRp3.404,24
5 TahunRp3.654,95
6 TahunRp3.796,30
7 TahunRp3.881,77
8 TahunRp3.928,95
9 Tahun (tertinggi)Rp3.943,46
10-20 TahunRp3.901,79
21 TahunRp3.835,48
22 TahunRp3.759,26
23 TahunRp3.672,62
24 TahunRp3.607,02
25 TahunRp3.553,17
26 TahunRp3.533,79
27 TahunRp3.503,79
28 TahunRp3.446,96
29 TahunRp3.405,22
30 TahunRp3.309,80

Sumber: Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Riau, Penetapan Nomor 33, harga TBS kemitraan swadaya periode 9-15 September 2026. Indeks K: 93,34%. Harga cangkang: Rp24,76/kg. Harga rata-rata CPO KPBN: Rp16.005,80/kg. Harga rata-rata kernel KPBN: Rp13.679,00/kg.

Indeks K Stagnan di 93,34 Persen, CPO dan Kernel Menjadi Motor Kenaikan

Kenaikan harga TBS pekan ini tidak lepas dari pergerakan harga jual Crude Palm Oil (CPO) dan kernel di pasar. Harga CPO tercatat naik Rp161,37 per kilogram, sedangkan harga kernel melonjak Rp524,66 per kilogram dibandingkan pekan sebelumnya. Adapun Indeks K yang menjadi faktor koreksi dalam penetapan harga berada di level 93,34 persen.

Defris menjelaskan, tidak semua Pabrik Kelapa Sawit (PKS) melakukan transaksi penjualan pada periode ini. Berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 13 Tahun 2024 Pasal 16, harga CPO dan kernel yang digunakan adalah harga rata-rata tim. Apabila terkena validasi tahap kedua, maka acuannya menggunakan harga rata-rata KPBN.

"Harga rata-rata CPO KPBN periode ini adalah Rp16.005,80 per kilogram dan harga kernel KPBN periode ini sebesar Rp13.679,00 per kilogram," jelasnya.

Rentang Harga per Kelompok Umur: dari Rp3.050 hingga Rp3.943

Penetapan harga TBS periode ini memuat 18 kelompok umur tanaman, mulai dari tanaman muda hingga tanaman tua. Berikut rincian lengkap harga TBS kelapa sawit kemitraan swadaya Provinsi Riau periode 9-15 September 2026:

  • Umur 3 tahun: Rp3.050,87/kg
  • Umur 4 tahun: Rp3.404,24/kg
  • Umur 5 tahun: Rp3.654,95/kg
  • Umur 6 tahun: Rp3.796,30/kg
  • Umur 7 tahun: Rp3.881,77/kg
  • Umur 8 tahun: Rp3.928,95/kg
  • Umur 9 tahun: Rp3.943,46/kg (tertinggi)
  • Umur 10-20 tahun: Rp3.901,79/kg
  • Umur 21 tahun: Rp3.835,48/kg
  • Umur 22 tahun: Rp3.759,26/kg
  • Umur 23 tahun: Rp3.672,62/kg
  • Umur 24 tahun: Rp3.607,02/kg
  • Umur 25 tahun: Rp3.553,17/kg
  • Umur 26 tahun: Rp3.533,79/kg
  • Umur 27 tahun: Rp3.503,79/kg
  • Umur 28 tahun: Rp3.446,96/kg
  • Umur 29 tahun: Rp3.405,22/kg
  • Umur 30 tahun: Rp3.309,80/kg

Perbaikan Tata Kelola Disbun dan Kejati Riau Jadi Penopang Stabilitas Harga

Defris menambahkan, fluktuasi harga yang terjadi saat ini merupakan hasil dari perbaikan tata kelola dalam proses penetapan harga TBS. Upaya ini disebutnya sebagai bagian dari komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan, termasuk dukungan Pemerintah Provinsi Riau dan Kejaksaan Tinggi Riau.

"Komitmen bersama ini pada akhirnya tentu akan berimbas pada peningkatan pendapatan petani yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat," katanya.

Dengan pola penetapan yang melibatkan aparat penegak hukum, Disbun Riau berupaya memastikan mekanisme harga berjalan transparan dan akuntabel. Petani swadaya di Riau pun disebut akan menerima manfaat langsung dari pergerakan harga CPO global yang sedang berada dalam tren positif.

Follow kilaskini.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks