KILASKINI.COM — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi sebaran debu vulkanik dari tiga gunung api aktif Indonesia melalui analisis citra satelit cuaca RGB Himawari-9. Debu dari Gunung Dukono dan Gunung Ibu bergerak ke timur laut, sementara Gunung Semeru mengarah ke tenggara. Pantauan ini penting bagi traveler yang merencanakan perjalanan ke wilayah sekitar gunung api tersebut.
Ida Pramuwardani, Direktur Meteorologi Publik BMKG, mengungkapkan bahwa pantauan satelit menunjukkan sebaran debu vulkanik terdeteksi dari Gunung Dukono, Gunung Ibu, dan Gunung Semeru. Sementara itu, aktivitas Gunung Lewotolo tidak menunjukkan sebaran debu vulkanik dalam pantauan satelit yang sama.
Arah Sebaran Debu Vulkanik
“Berdasarkan analisis citra satelit, sebaran debu vulkanik Gunung Dukono dan Gunung Ibu teramati bergerak ke arah timur laut, sedangkan Gunung Semeru terdeteksi bergerak ke arah tenggara,” kata Ida di Jakarta, Sabtu (19/9/2026).
BMKG mencatat sebaran debu vulkanik Gunung Dukono berpotensi mencakup wilayah Kabupaten Halmahera Utara hingga Perairan Barat Daya Morotai. Informasi ini menjadi perhatian utama bagi siapa pun yang beraktivitas di sekitar kawasan tersebut.
Dampak bagi Perjalanan dan Penerbangan
Debu vulkanik dapat memengaruhi jarak pandang dan keselamatan penerbangan di rute yang melintasi area terdampak. Traveler yang berencana terbang ke atau dari wilayah Maluku Utara dan sekitarnya disarankan memantau pembaruan resmi dari BMKG dan otoritas bandara setempat.
Bagi pendaki atau wisatawan yang hendak mendekati kawasan gunung api, perhatikan status aktivitas terbaru. Debu vulkanik juga bisa berdampak pada kesehatan pernapasan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia.
Wilayah yang Perlu Diwaspadai
- Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara — berpotensi terpapar debu dari Gunung Dukono
- Perairan Barat Daya Morotai — area sebaran debu Gunung Dukono
- Kawasan sekitar Gunung Ibu — debu bergerak ke timur laut
- Kawasan sekitar Gunung Semeru — debu bergerak ke tenggara
Langkah Antisipasi untuk Traveler
Cek prakiraan cuaca dan informasi sebaran abu vulkanik sebelum berangkat. Gunakan masker jika berada di area yang terdampak, dan ikuti arahan petugas setempat. Untuk penerbangan, konfirmasi status keberangkatan ke maskapai karena rute dapat berubah sewaktu-waktu.
Pantauan BMKG ini bersifat dinamis. Arah dan cakupan sebaran debu dapat berubah mengikuti aktivitas gunung api dan kondisi angin. Informasi terkini dapat dikonfirmasi melalui kanal resmi BMKG atau dinas terkait di daerah masing-masing.